DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 12:35 WIB

Polisi Jamin Tidak Ada Aksi Sweeping dalam Demo Ojol di Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Polisi Jamin Tidak Ada Aksi Sweeping dalam Demo Ojol di Surabaya Demo Ojek Online di Surabaya/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Polisi memastikan tidak akan ada aksi sweeping dalam unjuk rasa ribuan ojek online (ojol) di Surabaya. Polisi mengawal jalannya unjuk rasa yang akan berlangsung di beberapa titik tersebut.

"Kita memastikan bahwa tidak ada aksi sweeping. Karena apa, kita ikuti terus mulai dari titik awal, bergerak dan di akhir. Setiap mereka berhenti kita ingatkan dari mobil komando bahwa aksi mereka adalah aksi damai," kata Wakapolestabes AKBP Leonardus Simamarta di lokasi aksi, Selasa (19/3/2019).


"Dan ini alhamdulillah sampai sekarang mereka bisa tertib dan tidak ada aksi sweeping," imbuhnya.

Leo menambahkan, pihaknya telah menyiagakan sekitar 500 personil untuk mengamankan unjuk rasa tersebut. Seluruh personil itu kemudian disebar di beberapa titik strategis selama aksi unjuk rasa berjalan.

"Sekitar 500 personil polisi. Ada di 4 titik ada di kantor Gubernur, Grahadi, Klampis (kantor Grab) dan di Ngagel (kantor Gojek)," tambahnya.


Seperti pantauan detikcom saat mengikuti konvoi, massa beberapa kali menjumpai rekan mereka yang masih melayani order ojek online. Meski begitu, tidak ada aksi anarkis terhadap para driver yang masih beroperasi itu. Massa hanya meneriaki rekan mereka yang tidak ikut serta dalam unjuk rasa.

Isu sweeping sempat berhembus sehari sebelum unjuk rasa digelar. Para ojol mengancam akan melakukan sweeping jika dalam aksinya mereka menemukan rekan mereka yang masih melayani order.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed