DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 12:25 WIB

Kiai yang Jasadnya Utuh Dikenal Memiliki Karamah, Begini Ceritanya

Erliana Riady - detikNews
Kiai yang Jasadnya Utuh Dikenal Memiliki Karamah, Begini Ceritanya Kiai Anwar Sudibyo/File: detikcom
Blitar - Kiai Anwar Sudibyo dipercaya memiliki karamah atau kemuliaan dari Sang Pencipta. Pendiri Ponpes Tambakan Gandusari itu dipercaya mendapat karamah weruh sak durunge winarah (Tahu sebelum kejadian terjadi).

Pernyataan tersebut diakui putra kelima Kiai Anwar, Moch Munib yang kini mbangkoni (Menunggu rumah induk) di Ponpes Tambakan. Ia mengaku pernah mendengar penuturan sang nenek tentang Kiai Anwar yang memprediksi dirinya bakal menjadi pemimpin ponpes.

"Abahmu ki nate dawuh lek awakmu sing tembe mburi dadi imam nang kene (Abahmu pernah bilang, jika kamulah yang akan menjadi imam di sini). Bagi saya itu tidak masuk akal karena saya dinas di SDN Paserpan Pasuruan," kata Munib saat dihubungi detikcom, Selasa (19/3/2019).


Kiai Anwar sendiri mempunyai 10 anak. Tujuh perempuan dan tiga lelaki. Dalam tradisi pondok, anak laki-laki yang akan meneruskan apa yang sudah dirintis sang ayah.

"Padahal saat itu adik lelaki saya di rumah. Dia sudah mencari kerja kemana-mana di Blitar, tapi tidak dapat juga," imbuhnya.

Ternyata apa yang pernah diucapkan sang ayah menjadi kenyataan. Pada 2010, Munib dipindahtugaskan ke Kabupaten Blitar. Sedangkan sang adik lelaki justru diterima sebagai PNS di Lamongan.

"Jadi benar, saya akhirnya yang jadi imam di masjid warisan abah saya ini," tambahnya.


Cerita lain tentang karamah Kiai Anwar diungkapkan adik perempuan Munib yang pernah tinggal di Ponpes Tambakan semasa sang ayah masih hidup. Suatu ketika, ada seorang santri mengadu kehilangan barang. Kiai Anwar lalu mengumpulkan semua santrinya di masjid. Di hadapan semua santrinya, sang kiai meminta diambilkan kendi, tempat air minumnya sehari-hari.

"Adik saya menyaksikan sendiri. Abah tidak tau membaca apa. Tiba-tiba kendi itu bisa berputar sendiri dan moncongnya berhenti tepat di hadapan si pencuri. Santri yang mencuri ini pun menangis dan mengakui perbuatannya," tambahnya.

Kini, nama Kiai Anwar menjadi perhatian setelah jasadnya yang sudah dikubur 31 tahun tampak utuh saat digali. Banyak netizen yang merasa heran sehingga viral di media sosial. Munib membenarkan jika jari kaki hingga kepala sang ayah masih menyambung. Kemudian kain kafan yang membungkus jasadnya pun tidak ada yang robek.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed