DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 11:12 WIB

Terjebak di Pelabuhan Ujung, Pengendara Keluhkan Penutupan Suramadu

Amir Baihaqi - detikNews
Terjebak di Pelabuhan Ujung, Pengendara Keluhkan Penutupan Suramadu Antrean panjang di Pelabuhan Ujung dampak ditutupnya Suramadu/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Pengalihan lalu lintas dari Jembatan Suramadu ke penyeberangan Pelabuhan Ujung-Kamal dikarenakan adanya acara Millennial Road Safety Festival banyak dikeluhkan pengendara. Ribuan pengendara roda 4 dan roda 2 saat ini terjebak kemacetan. Mereka antre berjam-jam untuk menyeberang.

Salah seorang pengendara roda 2, Achmad mengaku keberatan dengan kebijakan pengalihan lalu lintas itu. Meskipun sudah ada sosialisasi sebelumnya, tapi tetap saja dirinya bersama ribuan pengendara motor lainnya tetap terjebak dalam kemacetan akibat antrean kapal.

"Lumayan bikin rumit pelayanannya dan cukup keberatan sih. Kan katanya 4 kapal. Itu kurang. Saya nunggu dari pukul 09.00 hampir setengah jam lebih," kata Achmad kepada detikcom di pelabuhan Ujung-Kamal, Minggu (17/3/2019).

Menurut Achmad, ia tidak keberatan dengan adanya acara Millennial Safety Road Festival di Jembatan Suramadu, tetapi alangkah baiknya tidak menutup total jembatan sehingga arus lalu lintas dikembalikan ke pelabuhan.

"Tidak harus ditutup total. Harusnya kan bisa ditutup sebagian. Agar bisa mengurangi kemacetan," tegas Achmad.

Senada dengan Ahmad, salah seorang pengendara roda 4, Idris juga sangat menyesalkan dengan penutupan Jembatan Suramadu. Menurutnya persiapan ASDP dan sosialisasi masih terbilang kurang.

"Ya, sebenarnya dampaknya buruk. Karena pertama sosialisasinya kurang menyeluruh terus persiapan dari ASDP kurang. Sebenarnya asalkan jalur (Suramadu) dibuka satu (jalur) aja Insya Allah aman. Ini kan akhirnya yang ngantre banyak. Saya nunggu dari pukul 05.30 WIB saya belum masuk sampai sekarang," ujarnya.

Pria asal Bangkalan itu menilai, meskipun penyeberangan Ujung-Kamal digratiskan, namun itu percuma saja karena pengendara tetap terjebak dalam antrean kemacetan masuk kapal ferry. "Kalau dibilang kapal digratiskan mending kita bayar asal kita tidak seperti begini," imbuhnya.

Sedangkan Isnawan, salah seorang pengendara mobil menyarankan pihak penyelenggara acara di Jembatan Suramadu agar lain kali tidak mengadakan acara di jalan. Karena bisa berdampak buruk pada semua pengendara.

"Kalau ada acara jangan dikasih di jalan. Saya di sini nunggu dari pukul 05.30 sampai sekarang," tandasnya.

Dari pantauan detikcom di pelabuhan, antrean kendaraan yang hendak menyeberang saat ini mengular hampir sepanjang 1,5 kilometer. Bahkan pengendara roda 2 yang membawa balita banyak yang menangis karena kepanasan.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed