DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 10:39 WIB

Tim Arkeolog Juga Temukan Saluran Kuno di Bawah Tol Pandaan-Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Tim Arkeolog Juga Temukan Saluran Kuno di Bawah Tol Pandaan-Malang Arkeolog BPCB Jawa Timur menunjukkan arung dibawah ruas tol Pandaan-Malang/Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Di tengah penggalian situs 'desa kuno' di KM 37+700 Tol Pandaan-Malang, arkeolog menemukan saluran kuno di radius 50 meter arah timur. Saluran itu berada tepat di bawah ruas tol.

Saluran kuno atau biasa disebut arung menjadi temuan mengejutkan kala tim arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur tengah serius mengungkap teka-teki situs tersebut. Menurut tim arkeolog, Situs Sekaran itu merupakan desa kuno Pra-Majapahit.

"Kami menemukan arung atau saluran irigasi kuno, lokasi arah timur sekitar 50 meter dari sini (Situs Sekaran). Arung menjorok ke arah sungai Amprong yang berada di sebelah timur tol," kata Kepala arkeolog BPCB Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho di lokasi, Minggu (17/3/2019).


BPCB masih menyelidiki keberadaan arung apakah berhubungan dengan situs Sekaran. Diameter arung tak begitu besar, Wicaksono menduga karena ada aktivitas di atasnya.

Arung yang biasa ditemukan memiliki diameter kurang lebih 1,5 meter. Selama ini arung beberapa kali ditemukan, yang diduga oleh ahli sejarah dan arkeolog sebagai drainase atau lorong bawah untuk para raja melarikan diri.

"Yang kita ketahui ada di Candi Srawono ada terowongan bawah tanah. Yang kemungkinan dia terkait dengan drainase persawahan. Konsep arung sendiri sebenarnya sudah lama, bukan saja di sini. Tetapi di Jombang, Kediri juga ada," imbuh Wicaksono.


"Di keraton Yogyakarta juga dilengkapi dengan lorong-lorong bawah tanah. Apakah arung ditemukan sebelum masa keraton Yogya dan Solo mempunyai fungsi yang sama, itu masih diteliti," sambungnya.

Menurut Wicaksono, jika ruas tol digeser ke arah timur karena situs Sekaran tepat di badan jalan ruas barat, maka akan menutup arung yang kini ditemukan. "Jika jalan tol jadi digeser ke timur, maka arung ini akan hilang. Masih kita teliti ke mana arah dari saluran kuno ini, selain menuju sungai Amprong," tambahnya.

Situs Sekaran ditemukan di tengah aktivitas pengerjaan tol Pandaan-Malang. Tepatnya di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Penggalian sebagai upaya penyelamatan situs dilakukan oleh BPCB Jawa Timur. Lima hari penggalian, kemajuan besar ditemukan oleh para arkeolog. Penggalian akan berlanjut sampai 21 Maret 2019 mendatang. Selama proses itu pengerjaan tol di Km 37+700 dihentikan sementara.



Tonton juga video Petirtaan Kuno Ditemukan di Tengah Proyek Tol Pandaan-Malang:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed