detikNews
Jumat 15 Maret 2019, 10:09 WIB

Banjir 2 Hari Rugikan Ponorogo Rp 9 Miliar

Charoline Pebrianti - detikNews
Banjir 2 Hari Rugikan Ponorogo Rp 9 Miliar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Pemkab Ponorogo mengeluarkan data terbaru kerugian disebabkan banjir yang terjadi selama 2 hari, Rabu-Jumat (6-8/3) lalu. Total kerugian mencapai Rp 9 miliar.

"Ada dua sektor penting yang rusak akibat banjir kemarin. Sektor pertanian dan infrastruktur," tutur Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat ditemui di kantornya, Jalan Alun-Alun Utara, Jumat (15/3/2019).

Ipong merinci ada 13 talud atau plengsengan yang jebol dan 5 jembatan yang roboh. Yakni, 2 jembatan di Desa Nambak-Kecamatan Bungkal, 1 jembatan di Desa Broto-Kecamatan Slahung, 1 jembatan di Desa Krisik.

Saat ini Pemkab Ponorogo mengirim surat ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo agar segera membangun talud permanen.

Selain itu, terkait pembangunan jembatan yang sering digunakan warga pihaknya menjanjikan segera dibangun dalam waktu cepat dengan status tanggap bencana melalui Pengalokasian Anggaran Khusus (PAK) jika tidak ada maka bisa pengajuan APBD 2020.


"Kalau pertanian yang terendam 1.700 Ha areal padi, yang puso atau gagal panen sebanyak 305 Ha," terang dia.

Dari 305 Ha itu, lanjut Ipong, petani tidak mendapat bantuan berupa uang. Namun dalam bentuk benih dan pupuk sesuai luasan lahan yang dimiliki.

"Tapi kalau petani ikut asuransi pertanian mereka bisa dapat ganti rugi Rp 6 juta per Ha permusim," imbuh dia.

Ipong menambahkan pemkab bakal melakukan pengerukan dan melebarkan sungai guna mengantisipasi terjadinya banjir. Pun juga ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

"Karena sungai yang kita cek kemarin sampahnya banyak sekali, makanya air sungai meluap dan banjir," pungkas dia.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com