Anak Muda Bojonegoro Saling Adu Kreatif di Millenial Traffic Technology

Ainur Rofiq - detikNews
Kamis, 14 Mar 2019 17:40 WIB
Inovasi anak muda Bumi Angling Darmo/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Berbagai inovasi dibuat anak muda atau kaum millenial di Bumi Angling Darmo, untuk mendukung millenial road safety festival. Inovasi mereka dilombakan di ajang bergengsi Milenial Traffic Technology.

Seperti yang dipaparkan siswa SMKN 2 Bojonegoro. Mereka membuat rangkaian alat elektronik yang harganya cukup murah, yaitu lampu sein yang bisa mati secara otomatis saat pengendara lupa menekan kembali tombol lampu sien motornya.

Sementara siswa SMU Negeri 1 Boureno membuat kreasi alat scanner SIM dan helm pintar untuk menyalakan sepeda motor. Salah satu siswa pembuat alat ini, Adimas (17) mengatakan, alat ini berfungsi mencegah pencurian sepeda motor. Selain itu bisa membuat pengguna kendaraan taat dan patuh dalam berkendara.

Dia menjelaskan, menggunakan rangkaian eletronik yang dipasang pada helm dan motor, pengendara harus memakai helm dengan benar dan tali harus terpasang hingga bunyi klik. Setelah itu menempelkan kartu SIM ke motor, maka saat di-starter bisa nyala.

Bila terjadi pencurian sepeda motor, pelaku akan kesulitan membawa kabur. Sebab, sepeda motor tidak akan menyala jika tidak memakai helm yang terkoneksi dengan kendaraan tersebut. Helm itu akan berbunyi dan lampu menyala meski helm itu berada di jarak yang jauh dari lokasi pencurian.


"Tanpa pakai helm dan SIM, motor ini tidak akan bisa nyala," kata Adimas, Kamis (14/3/2019).

Berbagai kreasi lainnya juga cukup membanggakan saat ditampilkan pada event Milenial traffic Tehnology di gedung serbaguna Polres Bojonegoro. Pemenang dalam perlombaan ini akan diadu di tingkat provinsi dan nasional yang digelar oleh polantas.

"Cukup membanggakan kreasi para pelajar di Bojonegoro ini. Meski masih muda, tetapi mereka sudah pandai membuat inovasi dan kreasi yang berbasis technology," jelas Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto.

Aristianto menambahkan, lomba ini juga untuk meningkatkan kedisiplinan pelajar atau para milenial dalam berlalu lintas. Terlebih lagi selama ini banyak kecelakaan lalu lintas yang korbannya usia muda. (fat/fat)