DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 17:47 WIB

Datang Ke Banyuwangi, TKD Jatim Pantau Proses Hukum Ustaz Supriyanto

Ardian Fanani - detikNews
Datang Ke Banyuwangi, TKD Jatim Pantau Proses Hukum Ustaz Supriyanto Ketua TKD Jatim Machfud Arifin (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim datang ke Banyuwangi. Tim ini melakukan pemantauan dan pengawasan proses hukum dugaan fitnah kepada pemerintah yang dilakukan Ustaz Supriyanto.

TKD berharap agar Bawaslu serta polisi bersikap profesional dalam menangani kasus video viral tentang fitnah pemerintah yang melegalkan perzinaan tersebut.

"Kami berharap aparat kepolisian dan Bawaslu, karena itu ranahnya. Mana yang bisa dikenakan pidana pemilu dan pidana umum. Sementara menjadi saksi, nanti mungkin bisa berkembang menjadi tersangka," ujar Ketua TKD Jatim Mahfud Arifin kepada detikcom di Dialoog Hotel Banyuwangi, Rabu (13/3/2019).


Kasus video viral ustaz Supriyanto ini, kata Mahfud, tentu saja mengganggu kinerja pemenangan pasangan Capres dan Cawapres nomer urut 01. Apalagi di beberapa lokasi juga sudah banyak kasus hoax yang menjatuhkan nama Jokowi-Ma'ruf Amin. TKD Jatim tidak kecewa terhadap penanganan yang telah dilakukan polisi. Termasuk terhadap Ustaz Supriyanto yang dipulangkan usai dimintai keterangan.

"Tidak kecewa, cuma minta waktu saja. Nanti kan ada pendalaman. Kami berharap ditindak tegas agar tidak terulang lagi," pintanya.

"Di Karawang ditahan kok. Ada emak-emak mengatakan azan dilarang, LGBT dan pernikahan sesama jenis dibolehkan jika Jokowi menang," kata Machfud.


Tanpa bermaksud mengintervensi aparat, Machfud berharap agar proses hukum terhadap ustaz Supriyanto terus berjalan. Karena video bernada hasut, fitnah, dan ujaran kebencian yang viral di media sosial sangat meresahkan.

Seorang ustaz di Banyuwangi dituding melakukan kampanye hitam. Kepada ibu-ibu di sebuah masjid, ustaz itu menyebut bahwa pemerintah sedang menggodok undang-undang tentang pelegalan perzinaan.

Ujaran ustaz itu terdokumentasi dalam rekaman video. Dalam waktu singkat, video itu viral. Sang ustaz yang diketahui bernama Supriyanto itupun akhirnya diklarifikasi.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed