DetikNews
Selasa 12 Maret 2019, 17:05 WIB

'Menabrak' Situs Kuno, Ruas Tol Pandaan-Malang akan Digeser

Muhammad Aminudin - detikNews
Menabrak Situs Kuno, Ruas Tol Pandaan-Malang akan Digeser Situs Sekaran sedang diekskavasi (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - PT Jasa Marga Pandaan-Malang menyiapkan skenario pergeseran ruas tol Pandaan-Malang di Km 37-700. Sebab, di lokasi itu perencanaan tol melintasi situs purbala.

"Ada rencana menggeser ruas tol ke sisi timur. Tetapi semua menunggu hasil kajian tim purbala mengenai situs ini," ungkap General Manager Teknik PT Jasa Marga Pandaan-Malang M Jajuli ditemui di lokasi penggalian situs Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/3/2019).

Jajuli mengatakan alternatif menggeser ruas tol ke sisi timur sangat memungkinkan. Meskipun di wilayah itu mengalir sungai Amprong.

"Alternatifnya begitu lebih ke sisi timur pergeseran, meski ada sungai. Nanti dibuatkan kontruksi penahan, karena berada di bantaran sungai," tegasnya.


Menurut dia, jika situs memang disepakati harus dijaga kelestariannya melihat hasil penelitian purbakala. Jasa Marga tentunya harus menyiapkan skenario perubahan perencanaan ruas tol, khususnya di Km 37 seksi V Pandaan-Malang.

"Ini masih rencana tidak dilakukan sekarang, karena menunggu hasil kajian purbakala. Perlu dingat, kita sudah membangun kontruksi jembatan di sisi selatan sana. Sangat tidak mungkin menggeser terlalu jauh dari perencanaan," tandasnya.

"Lokasi situs yang tengah diteliti sekarang ini berada di 18 meter dari center line atau titik tengah ruas tol," sambungnya.

Jajuli turut menjelaskan, bahwa seksi 1 sampai dengan 4 ruas tol Pandaan-Malang ditargetkan selesai April 2019 mendatang. Sementara seksi V diproyeksi rampung pada Juni 2019 mendatang.


"Tetapi kayaknya tidak mungkin, karena perlu ada eksekusi tanah di wilayah Madyopuro yang sampai sekarang belum bisa dilakukan oleh pengadilan. Tentunya akan molor untuk seksi V dari jadwal," tambahnya.

Situs berupa susunan batu bata di Km 37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, mulai dilakukan ekskavasi oleh tim arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur. Situs dinamai Sekaran ini, akan dilakukan penggalian selama lima hari kedepan. Pengerjaan tol Pandaan-Malang di lokasi untuk sementara waktu dihentikan.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed