Banjir Madiun Melanda 57 Desa di 12 Kecamatan, Kerugian Rp 53 Miliar

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 11 Mar 2019 17:33 WIB
Bupati Madiun H Ahmad Dawami/Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Posko penanganan bencana alam banjir Kabupaten Madiun mengeluarkan data terbaru. Banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir melanda 57 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Total kerugian mencapai puluhan miliar.

"Banjir Madiun kini data terbaru melanda 57 desa di 12 kecamatan. Total rumah yang terendam mencapai 5.086. Kerugian banjir ini mencapai Rp 53 miliar," Kata Bupati Madiun H Ahmad Dawami dalam pemaparannya kepada Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy di Posko Induk Bencana, Kantor Kecamatan Balerejo, Senin (11/3/2019).

Dari 57 desa terdampak, ada 5.086 jiwa yang harus diungsikan ke tempat aman. Selain melanda pemukiman, banjir juga merendam 497 hektare lahan pertanian padi yang siap panen.


"Jadi selain 5.086 warga mengungsi itu dampak banjir juga lahan pertanian padi siap panen terendam," imbuhnya.

Sang bupati menambahkan, banjir paling parah melanda Kecamatan Saradan. Yakni dengan ketinggian air mencapai 5 meter.

"Banjir paling parah Desa Klumutan mencapai 5 meter. Saat itu saya di lokasi memantau bagaimana warga saya terjebak di atas genteng," tambahnya.


Usai mendengarkan pemaparan wilayah dan korban yang terdampak banjir, Muhadjir Effendy meninjau beberapa sekolah yang juga sempat terendam. Seperti SMPN 1 Balerejo, SDN Garon 02, SDN Glonggong, SDN Jerukgulung, SDN Warurejo, SDN Babadan Lor, SDN Purworejo dan SMK PGRI Mejayan.

Sebelumnya, banjir mulai melanda Kabupaten Madiun mulai Rabu 6/3). Semakin hari banjir semakin meluas. Beruntung saat ini sudah surut. (sun/fat)