detikNews
Jumat 08 Maret 2019, 14:11 WIB

Sungguh Susah Menjerat Pelaku Begal Payudara di Jombang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sungguh Susah Menjerat Pelaku Begal Payudara di Jombang Lokasi tempat begal payudara terjadi di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Pelaku begal payudara di Jombang tak bisa dijerat dengan hukum tanpa adanya saksi mata atau rekaman CCTV. Padahal para pelaku pelecehan seksual ini beraksi di jalan sepi yang tentunya tak ada saksi mata.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, sampai saat ini belum seorang pun korban begal payudara bersedia melapor. Menurut dia, laporan para korban akan sia-sia kalau tak ditunjang saksi mata yang melihat pelecehan seksual tersebut.

"Kalau korban melapor kan kesulitannya di buktinya. Ada nggak orang yang melihat saat kejadian itu. Harus ada saksi," kata Azi saat dihubungi detikcom, Jumat (8/3/2019).


Penanganan kasus begal payudara, lanjut Azi, berbeda dengan kasus pencabulan. Menurut dia, korban pencabulan bisa dijadikan saksi tanpa harus ada orang lain yang melihatnya. Karena perbuatan cabul dikuatkan dengan bukti hasil visum terhadap korban.

Untuk meringkus pelaku begal payudara, kata Azi, setidaknya diperlukan tangkap tangan. "Saat tangkap tangan kan korbannya ada di situ, pelaku juga ada di situ, anggota yang melihat langsung kan bisa jadi saksi," terangnya.

Oleh sebab itu, Azi mengaku sebatas melakukan upaya pencegahan agar tak ada lagi perempuan yang menjadi korban begal payudara di Kota Santri. Salah satunya dengan menerjunkan Unit Resmob ke titik rawan begal payudara. Petugas kini disebar untuk memantau dengan menyamar sebagai warga biasa.

Baca juga: 9 Perempuan Ngaku Jadi Korban Begal Payudara di Jombang"Anggota di lapangan sudah saya minta untuk memantau beberapa titik rawan. Siapa tahu tertangkap tangan," tandasnya.


Hasil penelusuran detikcom, terdapat 9 perempuan yang mengaku menjadi korban begal payudara. Pelecehan itu dilakukan pria mengendarai sepeda motor. Pelaku beraksi saat korban melintas seorang diri di jalan sepi, baik malam maupun siang hari.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed