Pascanyepi, Pelabuhan Ketapang Dijubeli Ribuan Kendaraan

Pascanyepi, Pelabuhan Ketapang Dijubeli Ribuan Kendaraan

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 08 Mar 2019 12:30 WIB
Pascanyepi, Pelabuhan Ketapang Dijubeli Ribuan Kendaraan
Pelabuhan Ketapang pascanyepi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Ribuan kendaraan umum dan truk ekspedisi padati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pasca ditutup 24 jam memperingati Nyepi. Trip pertama pembukaan sejak pukul 05.00 WIB, Jumat (8/3/2019).

Diprediksi, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada nanti siang hingga malam hari. Beberapa dermaga langsung dipenuhi pemudik yang sudah rela antre hingga 15 jam di area parkir pelabuhan untuk menyeberang ke Pulau Bali.

Kemacetan antrean kendaraan ini sudah banyak dipahami dan menjadi tradisi tahunan para pengguna jasa, masyarakat yang sempat mengungsi ke Jawa ini langsung menjejali pelabuhan. Beruntung tidak sampai meluber ke jalan.


"Sudah 2 jam antre, dari Madura mau ke Bali. Karena mungkin di Bali kan lagi hari raya Nyepi, mungkin ditutup dulu baru dibuka tadi jam 6 tapi antrenya panjang," ujar Marzuki, pengguna jasa asal Madura kepada detikcom.

Untuk mengurai kemacetan dan penumpukan antrean yang sudah terjadi sejak Kamis malam (7/3), pihak pelabuhan dibantu Polres Banyuwangi memberlakukan sistem kartu nomor antrean di empat kantong parkir.

"Jadi kita sudah melakukan rekayasa lalu lintas. Untuk mengurai kemacetan meyiapkan 4 kantong parkir. Kantong parkir pertama di ASDP dan LCM diberi kartu warna hijau. Kantong parkir kedua di Hotel Banyuwangi Beach dan Stasiun Kereta Api diberi kartu warna kuning, kantong parkir ke 3 di terminal bus Sritanjung diberi kartu warna biru dan kantong parkir terkhir di gwd diberi kartu warna merah," ujar Kompol Sumartono, KabagOps Polres Banyuwangi.


Secara bergantian sesuai dengan warna kartu, kendaraan masuk ke dermaga 200 kendaraan di masukkan di 7 dermaga.

"Dengan sistem ini dan seterusnya, diperkiraakan normal siang hari, karena kantong parkir kedua sudah habis ini sudah ke kantong parkir ketiga," tambahnya.

Untuk mempercepat proses bongkar muat, pihak pelabuhan ASDP Ketapang telah mengoperasikan 32 armada kapal yang terbagi di 7 pasang dermaga dengan masing-masing kapal 9 trip. (fat/fat)
Berita Terkait