Cerita Polisi Ngawi Bantu Pemakaman di Tengah Banjir Melanda

Sugeng Harianto - detikNews
Jumat, 08 Mar 2019 11:55 WIB
Potret Polisi Ngawi yang bantu korban banjir/Foto: Istimewa
Ngawi - Kepolisian Ngawi terjun langsung membantu proses evakuasi korban banjir. Mereka merasa terharu saat membantu evakuasi warga yang sakit dan membawa jenazah untuk dimakamkan. Itu terjadi, Kamis (7/3).

"Ikut terharu dan sedih saat kemarin membantu evakuasi warga yang sakit yang terjebak banjir dan mengevakuasi jenazah orang meninggal dunia karena sakit menuju ke pemakaman," ujar Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu kepada detikcom di lokasi, Jumat (8/3/2019).


Banjir yang mengepung 18 desa di 6 kecamatan membuat BPBD Ngawi kewalahan mengevakuasi warga. Polisi kemudian turun tangan, terjun menerobos banjir membantu warga menjauh dari kepungan air setinggi 50 hingga 150 cm.

"Kita sudah sejak kemarin ikut membantu evakuasi para korban yang terjebak banjir. Yang parah yang berdekatan dengan Sungai Madiun itu di Kecamatan Kwadungan," imbuhnya.
Potret polisi Ngawi bawa jenazah warga yang tengah kebanjiranPotret polisi Ngawi bawa jenazah warga yang kebanjiran/Foto: Istimewa


Pranatal mengaku telah memerintahkan anggota fokus membantu para korban yang terdampak banjir. Selain evakuasi, petugas juga membantu pendistribusian bantuan kepada warga yang bertahan atau tidak mengungsi karena merasa rumahnya masih aman.

"Kita sudah mendistribusikan bantuan makanan siap saji ke warga yang terdampak," lanjutnya.

Seperti data yang dihimpun detikcom, 18 desa yang terdampak banjir tersebar di enam kecamatan. Sebanyak 2.529 rumah digenangi air dengan ketinggian 50 cm hingga 1,5 meter. (sun/fat)