detikNews
Kamis 07 Maret 2019, 13:55 WIB

Ini Permintaan Korban Begal Payudara ke Polisi dan Pemkab Jombang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ini Permintaan Korban Begal Payudara ke Polisi dan Pemkab Jombang Pelaku begal payudara sering menjalankan aksinya di lokasi yang sepi/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Para korban begal payudara di Kabupaten Jombang harus menanggung rasa trauma yang berkepanjangan. Mereka meminta polisi maupun Pemkab Jombang melakukan upaya pencegahan, agar kasus serupa tak menimpa perempuan lain di Kota Santri.

Trauma berkepanjangan itu salah satunya dirasakan oleh korban begal payudara asal Kecamatan Diwek, Jombang. Gadis berusia 19 tahun ini menjadi korban pelecehan seksual saat melintas di jalan Dusun Tawang, Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Jombang, Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Malam itu, karyawan swasta ini dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya di Kecamatan Ngoro, Jombang. Dia mengendarai sepeda motor seorang diri. Menurut dia, kondisi jalan saat itu sedang sepi dan minim penerangan.


"Saya dibuntuti seorang pria. Sampai di jalan gelap, pelaku mepet sepeda saya, tangannya menyentuh buah dada saya," kata korban saat dihubungi detikcom, Kamis (7/3/2019).

Sontak saja gadis berhijab ini berteriak karena terkejut dan ketakutan. Bukannya kabur, pelaku justru menertawai dan meledeknya. Menurut dia, pria tak dikenal tersebut mengendarai sepeda motor Honda C70 atau motor Ulung.

"Dia kabur dengan santai. Karena jalanan sepi saya tak berani melawan," ujarnya.


Aksi begal payudara itu menyisakan trauma bagi korban. Gadis berparas ayu ini tak lagi berani berkendara sendirian pada malam hari.

"Kalau kerja pulang malam, saya menginap di rumah teman, kalau pagi pulang," terangnya.

Kendati begitu, dia enggan melaporkan pelecehan seksual yang dia alami ke polisi. Dia mengaku takut mendapat ancaman dari pelaku.


"Saya juga nggak bisa ngasih indentitas yang jelas ke polisi," ungkapnya.

Korban berharap, pelecehan seksual yang dia alami tak menimpa perempuan lain di Kota Santri. Dia meminta Polres Jombang untuk meringkus pelaku sehingga tak tidak ada korban berikutnya. Permintaan juga dia tujukan ke Pemkab Jombang.

"Saya mohon jika ada tindakan tolong jalan yang agak gelap dikasih lampu, soalnya di daerah yang saya lewati setiap pulang kerja lampu jalannya kurang," tandasnya.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com