detikNews
Selasa 05 Maret 2019, 16:59 WIB

Teror Alat Kelamin Juga Terjadi di Mojokerto, Korban Siswi SMA

Enggran Eko Budianto - detikNews
Teror Alat Kelamin Juga Terjadi di Mojokerto, Korban Siswi SMA Pelaku terekam kamera CCTV (Foto: Tangkapan layar CCTV)
Mojokerto - Teror alat kelamin juga terjadi di Kabupaten Mojokerto. Pelaku menyasar seorang siswi SMA. Aksi pria mesum ini terekam kamera CCTV.

Ayah korban berinisial MZ mengatakan, putrinya yang kini duduk di bangku kelas XI SMA menjadi korban teror alat kelamin oleh seorang pria saat pulang sekolah pada Rabu (20/2). Gadis 16 tahun itu sedang berjalan kaki menuju ke rumahnya di salah satu perumahan yang ada di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

"Anak saya disamperi seorang pria, usianya sekitar 30-35 tahun, memakai baju hitam, motor mio hitam, helm hitam, badannya agak gemuk," mata MZ kepada wartawan di rumahnya, Selasa (5/3/2019).

Sebelum beraksi, lanjut MZ, pelaku berpura-pura menanyakan jalan di dalam perumahan tersebut kepada putrinya. Tanpa menaruh curiga, korban menjawab pertanyaan pelaku.


Setelah memberi penjelasan kepada pelaku, korban lantas melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya. Tak disangka, pelaku membuntuti korban. Masih dengan mengendarai sepeda motor, pelaku mengeluarkan alat vitalnya. Pelaku juga memainkan kemaluannya layaknya sedang beronani.

"Tak dihiraukan anak saya, tapi dikuntit terus. Anak saya disalip, anak saya ketakutan, ditengok anak saya karena disapa pelaku. Pelaku masih keluarkan kemaluannya," terang MZ.

Sembari ketakutan, korban mempercepat langkah kakinya agar segera sampai di rumahnya. Saat kejadian, jalan di perumahan sedang sepi. Begitu korban masuk ke rumahnya, pelaku kabur.

"Saat anak saya masuk rumah, pelaku putar balik. Pelaku sempat melihat ke arah CCTV sambil tertawa," ungkap MZ.


Akibat teror alat kelamin ini, tambah MZ, putrinya mengalami trauma. "Saat itu anak saya syok berat, sekarang sudah membaik," jelasnya.

MZ menjelaskan, teror alat kelamin ini terekam kamera CCTV perumahan. Pihaknya mengaku belum melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialami putrinya.

"Kalau bukti ini (rekaman CCTV) cukup, kami musyawarahkan dulu dengan keluarga dan RT, kalau dibutuhkan kami laporkan," tandasnya.

Sebelumnya, teror alat kelamin juga terjadi di Karawang. Saat ini korban teror alat vital yang terdata sudah mencapai hampir 70 orang. Bahkan sejumlah guru perempuan turut jadi korban pria-pria mesum yang masih berkeliaran tersebut.



Tonton juga video Pria Ini Tertangkap Kamera Tengah Onani di Motornya:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com