Bahayanya Ulat Ice Cream, Bunuh Pohon Sengon Hingga Bikin Iritasi

M Rofiq - detikNews
Senin, 04 Mar 2019 14:59 WIB
Hama ulat 'ice cream' pohon sengon/Foto: M Rofiq
Probolinggo - Meski ukurannya tidak lebih besar dari kelingking orang dewasa, hama 'Ulat Ice Cream' bisa mematikan pohon sengon dengan seketika. Pohon akan meranggas, kering hingga akhirnya mati.

"Kalau pohon sengon sudah terserang hama Ulat Antong ini sulit untuk di basmi. Karena Kayunya langsung kering di bagian dalam," kata Ketua Paguyuban Kayu Sengon Kabupaten Probolinggo, H Abdul Manap, Senin (4/3/2019).

Menurut Abdul, hama 'Ulat Ice Cream' atau Ulat Antong sudah mewabah di tujuh kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Seperti di Kecamatan Banyuanyar, Gading, Tiris, Krucil, Pakuniran, Kotaanyar dan Bantaran. Diperkirakan, lahan perkebunan sengon yang terserang hama mencapai 80 hektare.


Ia menambahkan, ulat tersebut merupakan hama yang sangat berbahaya bagi sengon. Awalnya, ulat tersebut akan memakan habis ranting dan dedaunan. Bahkan ketika menempel di bagian batang pun, ulat berwarna hitam dengan cangkang kerucut coklat itu tetap menghisap cairan dari pohon tersebut hingga kering.

"Kalo pemberantasan hama sudah Pak, tapi karena titiknya di atas jadi sulit dilakukan. Pohon Sengon ini kan tingginya sampai 15 meter,"imbuhnya.

Abdul melanjutkan, hama Ulat Ice Cream tidak hanya menyerang perkebunan sengon di Kabupaten Probolinggo. Tapi juga di beberapa kabupaten lain seperti di Lumajang, Tulungagung, dan Kediri.

Maka dari itu, pria asal Kecamatan Tiris itu mengimbau petani untuk menanam jenis pohon lain. Seperti pohon Balsa, Albasia, Camelia dan Jabon.


"Karena harganya itu sama dengan pohon sengon," lanjutnya.

Sama seperti ulat pada umumnya, Antong juga juga bisa menggigit kulit manusia dan menyebabkan iritasi. Kemudian ketika digaruk akan semakin bertambah gatal.

Sebelumnya diberitakan, petani pohon sengon di Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar resah karena hadirnya hama 'Ulat Ice Cream'. Bahkan sejumlah petani memilih panen dini karena khawatir pohon-pohon sengon miliknya keburu meranggas dan mati. (sun/iwd)