Polisi di Lamongan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas ke Milenial

Eko Sujarwo - detikNews
Sabtu, 02 Mar 2019 21:34 WIB
Foto: Eko Sujarwo
Lamongan - Angka kecelakaan di Lamongan masih cukup tinggi. Namun sayangnya, rata-rata orang yang terlibat kecelakaan, baik korban maupun pelaku masih di usia produktif, yakni usia 17-35 tahun. Meminimalisir angka kecelakaan, khususnya di usia produktif, kepolisian Lamongan pun menggelar Milenial Road Safety Festival.

Layaknya festival-festival lainnya, Milenial Road Safety Festival di Lamongan ini juga diisi dengan beragam kegiatan yang bermuara pada keselamatan berkendara. Salah satu tempat digelarnya festival ini adalah SMK Muhammadiyah 5 Babat.

"Kegiatan Milenial Road Safety Festival merupakan kampanye keselamatan berlalu lintas, yang secara spesifik ditujukan pada kelompok millennial yang berusia 17-35 tahun yang diharapkan punya dampak positif bagi masyarakat, khususnya dari segi keselamatan," kata Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Argya Satria Bhawana pada wartawan di sela-sela acara di SMK Muhammadiyah 5 Babat, Sabtu (2/3/2019).

Dikatakan oleh Argya, untuk festival yang dihelat di SMK Muhammadiyah 5 Babat, pihaknya juga menghadirkan lomba safety riding dengan peserta lomba adalah para siswa SMK. Dalam lomba ini, peserta safety riding yang mendapatkan nilai tertinggi mendapatkan hadiah dari polisi Lamongan. Tak hanya siswa, para guru dan staf di sekolah ini juga diberikan kesempatan untuk mengikuti lomba ini.

"Lomba berjalan tertib dan ada 10 peserta dengan nilai tertinggi yang kami ambil berdasarkan Rankin," jelasnya.

Menariknya, tak hanya berlomba, di sela-sela lomba berjalan, petugas kepolisian pun memberikan pembinaan dan pencerahan akan pentingnya berkendara yang aman. Pula, kata Argya, diberikan pembinaan tentang tertib berlalu lintas. "Pencerahan tentang tertib lalu lintas di jalan bisa menekan terjadinya Laka lantas, terutama pada kaum milenial," ujar Argya.

Tak hanya sekedar kampanye keselamatan berkendara di kaum muda, acara Millenial Road Safety Festival ini juga diisi dengan Sejumlah hiburan, diantaranya musik akustik. Siswa pun menyambut acara ini dengan antusias karena mereka menganggap keselamatan berlalulintas tersebut sudah menjadi kewajiban tiap pengguna jalan.

"Senang ada acara semacam ini, kami bisa tahu bagaimana dan mengapa keselamatan berkendara ini penting bagi kami," jelas salah satu siswa SMK Muhammadiyah 5 Babat. (sun/fat)