detikNews
Jumat 01 Maret 2019, 21:05 WIB

Tak Terima Istri Digoda, Bapak Anak Carok dengan Pria Penggoda

M Rofiq - detikNews
Tak Terima Istri Digoda, Bapak Anak Carok dengan Pria Penggoda Korban carok di rumah sakit (Foto: M Rofiq)
Probolinggo - Tidak terima sang istri digoda lewat facebook, pria di Probolinggo ini melabrak si penggoda dengan membawa sebilah celurit. Tidak tanggung-tanggung, ia juga mengajak sang ayah untuk ikut membantunya berduel melawan sang penggoda.

Pria yang dimaksud adalah Ilyas Pradana (30) warga Dusun Cangakan, Desa Kedung Rejo, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Bersama sang ayah Asanudin (52), ia melabrak Ihrom (34) warga Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces.

Sebelumnya, Ilyas menganggap Ihrom telah menggoda istrinya lewat facebook (Fb). Ia melihat komentar Ihrom di akun Fb sang istri.


Dengan emosi yang kian memuncak, Ilyas dan Asanudin menemui Ihrom di sebuah jalan desa. Ketiganya kemudian saling adu omong.

Saksi mata kejadian yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Ihrom sempat meminta maaf kepada dua pelabrak. Namun anak dan bapak tersebut terlanjur naik pitam dan aksi carok atau tradisi bertarung dengan celurit pun tidak bisa dihindarkan.

Ketiganya kemudian adu bacok. Meski bertarung seorang diri, pada akhirnya Ihrom yang paling banyak melukai. Bapak dan anak justru kalah.


Ilyas mengalami luka di bagian tangan dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Tongas. Kemudian Asanudin mengalami luka di bagian belakang telinga dan dirujuk ke Puskesmas setempat.

Kepala Desa Kedung Rejo, Rohim membenarkan bahwa Ilyas dan Asanudin merupakan warganya. "Benar keduanya warga saya, tapi untuk kronologi pastinya saya juga masih kurang paham. Yang jelas informasinya bermotif asmara," kata Rohim, Sabtu (1/3/2019).

Pasca penyerangan, Ihrom langsung menyerahkan diri ke Polsek Leces dengan luka bacok di jari tangannya. Kepada polisi ia mengaku hanya membela diri.

Setelah kejadian berdarah itu, polisi langsung mengamankan 3 bilah clurit milik kedua belah pihak. Kini polisi masih melakukan penyelidikan intensif dengan meminta keterangan saksi-saksi di TKP.
(sun/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed