DetikNews
Kamis 28 Februari 2019, 17:29 WIB

Ini Perilaku Kasar Pria Bertato Angel Hingga Sahabat Tega Membunuh

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ini Perilaku Kasar Pria Bertato Angel Hingga Sahabat Tega Membunuh Pembunuh pria bertato ditangkap/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Bayu Arisanto (21), warga Jombang tewas di tangan sahabatnya. Pelaku dendam karena kerap dihina korban.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, korban dengan pelaku, Hudah (30) merupakan teman akrab yang juga sesama buruh bangunan. Bapak dua anak asal Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Peterongan, Jombang itu setiap hari bertemu dengan korban di lokasi proyek tempat mereka bekerja.

Namun, persahabatan mereka dinodai oleh ulah Bayu yang kerap menghina Hudah. Selain melontarkan hinaan yang menyangkut fisik, korban juga tak segan memukul dan meludahi Hudah saat sedang kesal.

"Korban merasa lebih kuat daripada pelaku, jadi korban seenaknya. Kadang memukul, kadang meludahi, hampir setiap hari. Itu yang membuat pelaku dendam," kata kasat saat jumpa pers di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Jombang, Kamis (28/2/2019).


Tak kuat menahan dendam, lanjut dia, Hudah pun memutuskan menghabisi nyawa Bayu. Tersangka menggorok leher korban dengan sebilah sabit.

"Tersangka juga membacok tengkuk korban dengan sabit itu," terangnya.

Dia menjelaskan usai menghabisi nyawa sahabatnya, Hudah membawa kabur barang-barang berharga milik korban. Mulai dari kalung emas seberat 9,5 gram, sepeda motor Honda Megapro nopol S 4858 WL, dompet berisi uang Rp 100 ribu, hingga sebuah ponsel pintar milik korban.

Namun, menurut kasat, perampasan itu bukan menjadi motif utama Hudah membunuh Bayu. "Niat awalnya hanya membunuh korban. Barang-barang korban belum sempat dijual oleh pelaku," tandasnya.


Mayat warga Desa Kapringan, Peterongan, ditemukan warga di galian untuk membuat bata merah Dusun/Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Jombang, Selasa (26/2). Saat ditemukan, mayat sudah membusuk. Tak ditemukan kartu identitas pada tubuh korban.

Berbekal ciri-ciri khusus pada mayat, polisi berhasil mengungkap identitas korban. Salah satunya tato malaikat (angel) pada punggung bagian atas korban. Tato tersebut dikenali oleh nenek korban.

Berdasarkan hasil visum di RSUD Jombang, Bayu tewas dengan luka sayatan senjata tajam di leher bagian depan dan kepala bagian belakang. Sehari-hari Bayu berprofesi sebagai buruh bangunan.

Tak sampai 24 jam setelah mayatnya ditemukan, polisi meringkus pelaku pembunuhan ini. Hudah ditangkap saat bersembunyi di rumah budenya, Desa Pelemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang, Rabu (27/2) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku sempat kabur ke Surabaya setelah membunuh sahabatnya itu.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed