Cerita Keluarga Pasien Saat Asap Kepung RS dr Saiful Anwar Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 27 Feb 2019 15:57 WIB
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Kepanikan terjadi di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA). Kepulan asap yang diduga akibat kebakaran masuk sampai ke ruang perawatan. Proses evakuasi pasien berjalan dramatis.

"Kan pakai jalan darurat, banyak asap tentunya kami mengira jelas ada kebakaran. Kami sendiri berada di lantai paling atas," ungkap perempuan yang merupakan salah satu keluarga pasien ditemui detikcom di depan IGD RSSA Malang, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Rabu (27/2/2019) siang.

Wanita yang enggan menyebutkan identitasnya itu melanjutkan, selama menuju jalan darurat dirinya diselimuti rasa waswas. Sebab, akses jalan satu-satunya itu digunakan bukan hanya oleh pasien tapi juga keluarga, perawat serta dokter.


"Lift tidak bisa, karena listrik padam. Kami ada di lantai empat, lantai ruang perawatan paling atas," imbuh wanita berjilbab itu.

Dia bersyukur karena di tengah kepanikan, dokter serta perawat terus memberikan arahan mengenai jalan evakuasi. Ia sempat mengira kebakaran terjadi di gedung di mana keluarganya dirawat.

"Untung tadi bisa cepat sampai di sini (depan IGD). Selama perjalanan kami panik, karena semua ingin cepat keluar," ujarnya.


Ia mengaku sudah dua pekan di rumah sakit. Ia menunggu kerabat laki-lakinya yang tengah menjalani perawatan intensif atas penyakit paru-paru yang diderita.

"Satu ruangan ada 10 pasien. Penyakitnya paru-paru untuk semua pasien di ruangan itu," tuturnya.

Direktur RSSA Malang Restu Kurnia Cahyani menjelaskan, kebakaran terjadi di jaringan listrik sampai berdampak kepada gardu utama. Pasokan listrik untuk sementara putus dan terpaksa memakai peralatan dengan dukungan baterai.

"Untuk api dan sebagainya sudah bisa diatasi, tidak sampai parah. Tetapi karena yang terbakar panelnya, berdampak kepada suplai listrik di ruang IGD, ICU dan paviliun. Untuk sementara peralatan medis pakai baterai," pungkas Restu di tempat terpisah. (sun/iwd)