Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu. Mayat yang belum diketahui identitasnya itu telah diperiksa di RSUD Jombang.
Pihaknya menemukan sejumlah ciri khusus pada mayat. Salah satunya tato angel di punggung bagian atas mayat pria ini. Letak tato tersebut tepat di bagian tengah punggung, di bawah tengkuk.
Ukuran tato cukup besar. Gambar angel bertumpu pada mawar merah lengkap dengan tangkai dan dedaunannya.
"Korban juga memakai ikat pinggang dengan gasper merah bertuliskan Syrian dan kaus merk Adidas," kata Azi saat dihubungi detikcom, Selasa (26/2/2019).
Untuk menemukan identitas pria ini, Azi mengaku telah menggunakan Mambis, alat scan sidik jari yang terintegrasi dengan data kependudukan. Namun, kondisi mayat yang sudah membusuk membuat sidik jarinya tak terbaca.
"Hasil dari Mambis tidak keluar datanya," terangnya.
Penyebab kematian korban juga belum diketahui. Pasalnya, hingga kini autopsi terhadap mayat belum dilakukan.
"Autopsi masih menunggu dokter dari RS Bhayangkara Kediri," tandasnya.
Mayat pria ini ditemukan warga di galian untuk membuat bata merah Dusun/Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Jombang pagi tadi. Tinggi badan mayat sekitar 163 Cm.
Saat ditemukan, mayat sudah membusuk. Korban diperkirakan tewas sekitar 5-6 hari yang lalu. (fat/fat)