detikNews
Selasa 26 Februari 2019, 16:49 WIB

Bocah Meninggal Akibat Suara Sound System Pernah Minum Cairan Aki

Erliana Riady - detikNews
Bocah Meninggal Akibat Suara Sound System Pernah Minum Cairan Aki Buku rapor bocah tewas di depan sound system/Foto: Erliana Riady
Blitar - Cerita miris tentang keseharian bocah yang meninggal akibat suara sound system dari beberapa warga. Selain perokok berat, KI pernah meminum cairan bekas aki.

Tetangga sebelah rumahnya, Siti Khotimah menceritakan, jika KI nyaris tidak mendapat perhatian dari orang tuanya. Selain karena kondisi kedua orang tuanya mengalami keterbelakangan mental, KI sering terlibat pergaulan yang salah.

"Sering dikasih rokok sama bapak-bapak itu. Terus keterusan seneng merokok. Dulu itu pernah, orang buang tempat bekas aki, eh malah diminum airnya," kata Siti kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (26/2/2019).

Siti mengaku sering memberi nasehat pada KI, namun justru sering dibela oleh ibunya. Bocah meninggal berusia 9 tahun itu menurutnya tidak pernah berada di rumah usai pulang sekolah.


"Bandel anaknya itu. Sampai malam itu tidak pulang. Ya main kesana kemari. Nanti kalau sama ibunya disuruh pulang, baru balik ke rumah dia," imbuhnya.

Sepengetahuan Siti, selama ini KI tidak pernah mengeluh sakit. Bocah itu juga belum pernah dirawat di rumah sakit.

Selain bandel di lingkungan, KI juga pernah tidak naik kelas dua kali. Usianya yang akan 10 tahun, bocah itu masih kelas 2 SD Negeri di desanya.

"Informasinya, korban ini tidak naik kelas 2 kali. Makanya umur sudah mau 10 tahun tapi masih kelas 2 SD," ujar Kapolsek Garum AKP Rusmin.


Kondisi kesehatan orang tua KI juga dibenarkan oleh Kasi Kesra Desa Karangrejo Solikin. Kondisi ekonomi dan kesehatan orang tua KI, membentuk pribadi bocah menjadi tak terkendali.

"Ya kita lihat sendiri, bagaimana kondisi kedua orang tuanya. Kondisi rumahnya tidak layak begini. KI ini jadi tidak terkendali kelakuannya," kata Solikin di rumah duka.

Terkait peristiwa ini Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar mengaku belum mendapat laporan. Kepala Diknas Pemkab Blitar Budi Kusuma akan meminta keterangan pihak sekolah.

"Saya kok belum dapat laporan. Mohon waktu saya cari keterangan dulu dari pihak sekolah. Nanti saya kabari bagaimana hasilnya," pungkas Budi sambil menutup telepon.
(fat/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed