Prabowo: Jangan Tarik Ulama untuk Kepentingan Politik Praktis

Prabowo: Jangan Tarik Ulama untuk Kepentingan Politik Praktis

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 24 Feb 2019 18:54 WIB
Prabowo bertemu Pengasuh PP Shiddiqiyah KH Muhammad Muchtar Muthi/Foto: Istimewa
Prabowo bertemu Pengasuh PP Shiddiqiyah KH Muhammad Muchtar Mu'thi/Foto: Istimewa
Jombang - Prabowo Subianto melanjutkan lawatannya di Jatim dengan mengunjungi Pondok Pesantren (PP) Shiddiqiyah di Jombang. Capres nomor urut 02 ini menemui pengasuh pesantren ditemani putri Sang Proklamator, Rachmawati Soekarnoputri.

Kedatangan Prabowo dan Rachmawati disambut langsung Pengasuh PP Shiddiqiyah KH Muhammad Muchtar Mu'thi. Mereka diterima di ruang tamu kediaman Kiai Muchtar, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang.

Dalam pertemuan itu, Rachmawati mengaku telah lama ingin bertemu dengan Kiai Muchtar. Keinginan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini didorong perintah dari Rektor Universitas Bung Karno (UBK) Soenarto Sardiatmodjo. Rektor UBK tersebut merupakan murid Kiai Muchtar.


"Saya mendengar bahwa pimpinan Ponpes ini seorang muslim patriotik nasionalis. Dan terlebih lagi beliau paham sekali ajaran Bung Karno," kata Rachmawati dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (24/2/2019).

Dalam pertemuan ini, Prabowo menyampaikan terimakasihnya karena telah diterima di PP Shiddiqiyah. "Saya hanya bisa berdoa bahwa yang maha kuasa memberi kebaikan kepada keluarga besar Pesantren ini dan warga sekitar," ujarnya.


Ketua Umum Partai Gerindra menegaskan tetap mematuhi aturan kampanye Pilpres 2019. Oleh sebab itu, kedatangannya ke PP Shiddiqiyah bukan untuk meminta dukungan dari Kiai Muchtar. Dia menilai ulama tak pantas untuk ditarik ke dalam urusan politik.

"Para ulama saya pandang sebagai guru, para kiai guru besar. Karena itu jangan lah kita menarik-menarik guru-guru besar kita untuk kepentingan politik praktis. Saya memandang kiai dan ulama milik semua golongan dan pesantren ini adalah milik semua golongan," terangnya.

Kendati begitu, Prabowo menyatakan tetap berharap mendapatkan dukungan dari Kiai Muchtar. "Meski saya tidak meminta dukungan, tetapi dalam hati saya yang paling dalam saya berharap dukungan boleh dong. Tolong dicatat baik-baik ya, saya tidak minta dukungan, tetapi hanya berharap, semoga perjuangan kita di ridhoi Allah SWT," tegasnya. (bdh/bdh)