DetikNews
Jumat 22 Februari 2019, 16:20 WIB

Pendopo dan Bandara Banyuwangi Dipuji Karena Hemat Ini

Ardian Fanani - detikNews
Pendopo dan Bandara Banyuwangi Dipuji Karena Hemat Ini Dewan Energi Nasional (DEN) dan Bupati Anas/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Desain bangunan publik Banyuwangi mendapat pujian. Sekretaris Jendral Dewan Energi Nasional (DEN) Saleh Abdurrahman terkesan dengan pendopo dan bandara di Banyuwangi yang mengusung desain hemat energi.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dewan Energi Nasional (DEN) menggelar sidang Anggota DEN di Banyuwangi. Sidang yang membahas rencana umum energi daerah provinsi tersebut berlangsung selama dua hari mulai Kamis (21/2).

Selama di Banyuwangi, Saleh dan anggota DEN berkesempatan mengunjungi sejumlah bangunan publik. Seperti Pendopo dan Bandara Banyuwangi. Ia mengaku terkesan dengan cara Banyuwangi mendesain tata ruang dan bangunan publiknya.

"Kemarin sore diajak pak bupati melihat pendopo yang asri, dipenuhi rerumputan hijau. Saya terkesan bagaimana bangunannya itu didesain dengan sistem sirkulasi yang sangat bagus dan pencahayaan mengandalkan sinar matahari kala siang. Bangunannya sangat hemat energi, mengurangi konsumsi energi, termasuk bandaranya," kata Saleh kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Pendopo dan Bandara Banyuwangi dibangun dengan mengusung konsep arsitektur hijau. Gedungnya dibangun dengan meminimalisir penggunaan energi listrik dan memanfaatkan sirkulasi udara alami. Pendopo Banyuwangi dirancang arsitek nasional Adi Purnomo. Sementara Bandara Banyuwangi diotaki arsitek Andramatin.


Saleh menaambahkan, pembangunan ruang yang hemat energi sangat dibutuhkan untuk menyongsong masa depan. Menurut dia, itu merupakan bagian dari sebuah kebijakan nasional, yakni konservasi energi.

"Daripada kita bangun pembangkit baru, mending kita save energy. Kebijakan Banyuwangi seperti ini perlu digalakkan ke daerah lain, mulai bisa ditiru," imbuhnya.

Atas apa yang dilakukan Banyuwangi, Saleh mengaku tertarik segera membantu melakukan diversifikasi energi. "Insya Allah, kami akan memberikan bantuan penerangan jalan umum tenaga surya. Ini karena Banyuwangi secara tidak langsung telah melakukan langkah strategis menjadi contoh daerah yang ada kebijakan konservasi energi. Kami mengapresiasinya dengan cara membantu semacam ini. Ini juga lantaran ke depan akan banyak daerah harus mulai memanfaatkan tenaga surya," lanjut Saleh.

"Termasuk juga bantuan kendaraan listrik. Kami akan mendiskusikan ini lebih lanjut untuk mendukung Banyuwangi ecotourism. Dalam waktu dekat kami akan bahas kembali untuk merealisasikan ini," pungkas Saleh.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed