DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 08:27 WIB

Soal Letupan Asap Bromo, Humas TNBTS: Wajar Karena Gunung Aktif

Suki Nurhalim - detikNews
Soal Letupan Asap Bromo, Humas TNBTS: Wajar Karena Gunung Aktif Foto: Istimewa
Surabaya - Status Gunung Bromo masih waspada. Tingginya letupan asap dari kawah Bromo diperkirakan karena pengaruh cuaca.

Kepala Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Syarif Hidayat menyampaikan kondisi terkini Gunung Bromo hingga, Kamis (21/2/2019) pagi. Ia mengatakan, kondisi Bromo masih kondusif seperti kemarin-kemarin sesuai data yang diterima dari Pusat Vulkanologi dan Mitigas Geologi (PVMBG).
"Statusnya Level II (waspada). Informasi dari PVMBG, warga dan wisatawan direkomendasikan untuk tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Bromo," kata Syarif saat dihubungi detikcom, Kamis (21/2/2019).

Syarif menambahkan, Gunung Bromo sudah berstatus waspada sejak beberapa bulan lalu. Maka dari itu, ia merasa heran kenapa saat ini erupsi Bromo menjadi viral dan mencuri perhatian.

"Ini hanya perbedaan interpretasi saja soal erupsi. Di sini saya jelaskan bahwa ciri gunung aktif kan mengeluarkan asap dan bau belerang. Jadi ya apa yang terjadi di Bromo saat ini merupakan ciri kalau Bromo merupakan gunung aktif," tambah Syarif.
Mengenai letupan asap yang cenderung meninggi akhir-akhir ini, Syarif juga memiliki jawabannya. Menurutnya, kondisi bromo saat ini terpengaruh cuaca.

"Informasi dari teman-teman Suku Tengger. Memang kalau musim hujan, letupan asapnya agak tinggi," imbuhnya.

Video: Dampak Semburan Abu Vulkanik, Wisatawan Bromo Menurun

[Gambas:Video 20detik]



Sebelumnya, banyak wisatawan yaang berkomentar mengenai status Bromo. Mereka makin antusias datang ke Bromo karena gunung tersebut mengeluarkan asap. Menurut mereka, kehadiran asap di atas kawah Bromo membuat gunung setinggi 2329 mdpl itu semakin tampak cantik.

Syarif membenarkan hal itu. Terbukti dengan masih banyaknya wisatawan yang datang setiap harinya. "Iya Mas mungkin ini salah satu keunikan Gunung Bromo. Mereka bisa melihat visual yang lebih cantik dalam jarak dekat," pungkas Syarif.




(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed