DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 19:45 WIB

Ditemukan Mabuk Oplosan, Anak Punk Dirawat di RSUD Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikNews
Ditemukan Mabuk Oplosan, Anak Punk Dirawat di RSUD Tulungagung Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung - Sejumlah video yang berisi gambar remaja perempuan kejang-kejang akibat minum oplosan beredar melalui pesan WhatsApp dan media sosial. Wanita tersebut merupakan anggota komunitas punk yang usai pesta minuman oplosan di lingkar alun-alun.

Salah seorang warga, Purwaningsih mengatakan, peristiwa dalam video pendek tersebut terjadi pada Selasa (19/2) malam. Saat itu ia melihat dua remaja dari komunitas punk dalam kondisi mabuk dan tergeletak di dekat rumahnya.

"Kemudian saya datangi dan saya siram pakai air yang laki-laki, karena saya tahunya kalau ada orang mabuk agar sadar ya disiram air. Saat itu dia hanya bilang 'hah apa ini'. Kemudian saat saya bilang mau dipanggilkan Satpol PP dia bangun dan mengajak temannya perempuan untuk pergi," kata Purwaningsih, Rabu (20/2/2019).


Namun saat dibangunkan, remaja perempuan tersebut tampak terengah-engah dan mengaku kesulitan bernapas. Melihat kondisinya seperti itu, Purwaningsih langsung menghubungi ambulans untuk mengevakuasi wanita tersebut ke rumah sakit.

"Temannya yang laki-laki tadi sempat saya tahan agar tidak pergi dan saya suruh panggil Satpol PP, namun justru tidak kembali, kemudian datang temannya yang lain naik Vespa, akhirnya yang perempuan dibawa ke rumah sakit dan laki-laki dibawa ke kantor polisi," ujarnya.

Menurut Purwaningsih, sejumlah anggota polisi sempat kembali ke lokasi untuk mencari barang bukti. Hingga pada akhirnya pihak berwajib menemukan sebuah wadah alkohol yang biasanya digunakan untuk membersihkan luka. Sementara petugas Satpol PP menemukan label alkohol serta bekas minuman penambah energi.


"Anak-anak itu masih berusia belasan, dia sejak pagi sudah di situ, saya tidak tahu anak mana, yang jelas mereka kerap berkata-kata kotor," katanya.

Humas RSUD dr Iskak Tulungagung Mohammad Rifai membenarkan adanya pasien sakit diduga akibat menenggak minuman keras. "Ada satu orang perempuan, dia sekarang dirawat di yellow zone, kondisinya sudah mulai membaik," ujar Rifai.

Pihak rumah sakit belum bisa menjelaskan apakah pasien tersebut mengalami overdosis atau keracunan. Namun pihaknya hanya memastikan saat dibawa ke rumah sakit, pasien dalam kondisi mabuk.


Di tempat terpisah, Kapolsek Tulungagung Kompol Mukalam mengatakan, kasus pesta minuman oplosan yang dilakukan sejumlah remaja tersebut telah ditangani oleh kepolisian. Pihaknya juga telah melakukan upaya pembinaan dan memanggil orang tua masing-masing.

"Jadi mereka ini beli alkokol di apotek dan diracik dengan yang lain. Mereka ini masih anak-anak, orang tua sudah kami panggil," pungkas Mukalam.
(sun/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed