DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 19:23 WIB

Sandiaga Dicurhati Gaji Guru PAUD di Bondowoso Rp 150 Ribu/Bulan

Chuk S. Widarsha - detikNews
Sandiaga Dicurhati Gaji Guru PAUD di Bondowoso Rp 150 Ribu/Bulan Foto: Sandiaga Uno. (Chuk S. Widarsha/detikcom).
Bondowoso - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno melakukan kampanye pertemuan di Desa Taman, Grujugan, Bondowoso. Di hadapan emak-emak kebanyakan guru PAUD dan kaum milenial, dia menyerap semua keluhan.

Saat Sandiaga menyampaikan pidatonya, seorang warga yang lantas diketahui bernama Sugianti (34), mendadak berdiri sambil menangis. Dia bercerita tentang nasibnya sebagai seorang guru PAUD.

Perempuan berjilbab ini mengaku sudah 18 tahun menjadi guru PAUD dengan gaji 150 ribu setiap bulan. Ia menganggap jika selama ini dipandang sebelah mata oleh pemerintah.

"Kami ini hanya dianggap sebagai pendamping. Jika bapak nanti terpilih, di zaman Prabowo-Sandi perhatikan kami. Karena kami membentuk kepribadian bangsa ini ke depan," kata Sugianti, dengan sesenggukan.


Dia mengklaim mewakili teman-teman seprofesinya, menaruh harapan besar akan adanya perbaikan nasib di tahun 2019 ini. Apalagi jika pasangan Prabowo-Sandi dapat terpilih kelak.

Bahkan, sebelum mengakhiri ungkapannya Sugianti meminta secara khusus cawapres ini agar dapat memenuhi keinginan lainnya. Yakni berfoto bersama.

"Saya ingin foto berdua saja dengan Bang Sandi. Dan harus dituruti," pintanya, yang akhirnya disambut gelak tawa para peserta dialog deklarasi Mantan Kepala Desa se-Kabupaten Bondowoso, di Pemandian Tasnan, tertawa, Rabu (20/2/209).

Menanggapi ungkapan tersebut Sandiaga berjanji, jika dia bersama Prabowo Subianto akan terus memperhatikan soal guru PAUD, honorer dan K2 tersebut.


"Saya tahu gaji guru honorer itu sajuta. Yakni sabar jujur tawakal. Nanti akan kita ubah. Terlebih untuk guru PAUD, ditangan mereka generasi Indonesia dipertaruhkan. Karena inilah masa masa the Golden Age," tegas Sandiaga Uno

Dia mengaku, saat menjabat wakil gubernur DKI dia menyatakan memberikan honor lewat hibah kepada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi). Dana hibah untuk Himpaudi DKI sebesar Rp 40,2 miliar melalui anggaran 2018. Dana tersebut dibagikan sebagai honor guru PAUD sebesar Rp 500 ribu/bulan.

"Insyaallah, akan kami lakukan juga untuk tingkat nasional. Jadi jangan khawatir Ibu Sugianti, pahlawan tanpa tanda jasa, akan kami perlakuan sebaik-baiknya," terang Sandiaga.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed