DetikNews
Senin 18 Februari 2019, 18:19 WIB

Puluhan Sopir Truk Pasir Lumajang Tuntut Portal Dibuka, Ini Hasilnya

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Puluhan Sopir Truk Pasir Lumajang Tuntut Portal Dibuka, Ini Hasilnya Puluhan sopir truk demo/Foto: Nur Hadi Wicaksono
Lumajang - Puluhan sopir truk pasir menggelar unjuk rasa mendatangi portal besi yang dipasang warga di Jalan Raya Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Senin (18/2/2019).

Mereka meminta warga setempat untuk membuka portal yang membuat truk pasir tidak bisa melintas selama sebulan. Para sopir bersikeras akan tetap bertahan di lokasi hingga portal tersebut dibuka.

Mereka mengeluhkan penutupan jalan tersebut yang sudah berlangsung selama sebulan. Mereka merasa dirugikan karena menurut mereka itu merupakan jalan umum.


"Ini kan bukan milik pribadi, jadi hari ini portal palang besi ini harus dibuka. Jika tidak dibuka, kami sopir tidak akan bubar dari sini. Kami sudah satu bulan tidak bisa melintas di jalan ini," kata salah satu supir truk pasir, Rosamin.

Penutupan jalan tersebut dilakukan warga Desa Jarit. Warga bersikukuh tidak membuka portal lantaran banyaknya truk pasir yang melintas sehingga jalan desa semakin rusak. Selain itu, warga juga mengeluhkan debu jalanan yang bisa menggangu kesehatan warga.

"Alasannya ketika portal dibuka jalan desa rusak, menimbulkan debu, bahkan anak anak batuk lama tidak sembuh padahal sudah ke dokter. Kami tetap menolak membuka portal," kata salah satu warga, Mahmudah.


Ketegangan nyaris terjadi di lokasi. Kedua kubu bersikeras menyuarakan pendapat mereka masing-masing. Oleh karenanya, pihak kepolisian akhirnya menggelar mediasi untuk kedua belah pihak.

Kedua belah pihak akhirnya sepakat membuka portal besi di jalan raya selama tiga bulan, dengan jam buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Truk pasir hanya menggunakan jalan tersebut untuk sementara sambil menunggu jalur alternatif khusus truk pasir selesai dibangun Pemkab Lumajang.,

"Alhamdulillah tadi kita melakukan mediasi. Warga memberikan waktu maksimal 3 bulan untuk membuka portal besi dengan jam operasional yang sudah disepakati. Nanti kami akan menghadap ke pak bupati pembangunan jalan alternatif khusus armada pasir segera diselesaikan," pungkas Kabag Ops Polres Lumajang, Kompol Eko Hari.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>