DetikNews
Minggu 17 Februari 2019, 19:26 WIB

Caleg-caleg Artis Turun ke Jalan Ajak Warga Surabaya Hormati Guru

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Caleg-caleg Artis Turun ke Jalan Ajak Warga Surabaya Hormati Guru Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Kasus perundungan terhadap guru SMP di Wringinanom, Gresik membuat pengurus dan sejumlah caleg Partai NasDem prihatin. Mereka turun ke jalan untuk mengajak warga Kota Surabaya menghormati para guru.

Aksi turun ke jalan ini dipimpin Ketua DPW Nasdem Jatim Sri Sajekti 'Jeantte' Sudjunadi. Sejumlah artis yang menjadi Caleg melalui partai besutan Surya Paloh ini nampak tak mau ketinggalan. Seperti Tessa Kaunang, Ratna Listy, Fivey Rachmawati, Krisna Mukti dan Diana Santra, Ageng Wahono dan Imelda Soraya.

Tak ayal saat para artis itu membagikan selebaran berjudul Hormati Guru, sejumlah pengguna jalan pun sempat gagal fokus. Tak sedikit pengadara di Traffic light depan Hotel Sahid meminta foto bareng dengan mereka. Bahkan Ratna Listy dan Fivey Rachmawaty diminta penguna jalan untuk meyanjikan lagu Hymne Guru.

Caleg Dapil 9 Tuban-Bojonegoro dari Partai NasDem Tessa Kaunang mengaku prihatin dengan banyaknya kasus bullying terhadap guru akhir-akhir ini.

Foto: Deny Prastyo Utomo

"Gerakan untuk menghormati guru ini adalah salah satu cara kami untuk merangkul masyarakat, menyebarkan kedamaian ke mana-mana," kata Tessa kepada detikcom di Traffic Light Persimpangan Jalan Pemuda, Minggu (17/2/2019).

Tessa menilai, maraknya kasus bullying kepada guru akibat terkikisnya rasa menghormati guru. "Kita harus ingat, sebenarnya tanpa guru kita tidak bisa jadi seperti ini. Bagaimana pun juga guru punya andil dalam kehidupan kita," ujarnya.

Ketua DPW Nasdem Jatim Sri Sajekti 'Jeantte' Sudjunadi menjelaskan, gerakan moral yang ia gelorakan bersama caleg-caleg NasDem di Dapil Jatim ini untuk mencegah terulangnya kasus kekerasan murid terhadap guru.

"Gerakan moral ini kami lakukan karena ada penganiyaan yang dialami oleh guru di Gresik dan juga di Sampang. Jangan sampai fenomena ini terus terjadi. Bagaimanapun kita bisa membaca dan menulis juga berkat jasa para guru-guru itu," tandasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed