DetikNews
Minggu 17 Februari 2019, 17:35 WIB

Awas, Penipuan Bermodus Tabrak Adik Marak di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Awas, Penipuan Bermodus Tabrak Adik Marak di Mojokerto Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Seorang pelajar SMK di Kota Mojokerto menjadi korban penipuan dengan modus tabrak lari adik. Sepeda motor Honda Vario milik korban pun berhasil dibawa kabur pelaku yang berjumlah 2 orang.

Korban penipuan ini adalah Bima Darma Saputra (16), pelajar kelas XI SMK asal Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Saat kejadian, dia bersama 3 teman sekolahnya dalam perjalanan mencari makan usai berenang di Desa Lengkong, Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Tiba di Jalan Meri, tepatnya di depan SMPN 5 Kota Mojokerto, Bima yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 6141 SL dihadang 2 pria tak dikenal sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu Bima membonceng teman satu sekolah sekaligus teman sekampungnya, Bagus Arifudin (17).

Dua teman Bima lainnya berboncengan mengendarai sepeda motor berbeda. Sementara kedua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah. Korban mengaku tak sempat mencatat nomor polisi motor pelaku.

"Saya dituduh menabrak adik pelaku, mereka pura-pura minta klarifikasi ke saya," kata Bima kepada detikcom di Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Mojokerto Kota, Jalan Bhayangkara, Minggu (17/2/2019).


Merasa tak bersalah, Bima pun berhenti untuk meladeni permintaan klarifikasi pelaku. Menurut dia, pelaku dua pria bertubuh tinggi besar. Salah satunya memakai kaus hijau, sedangkan pelaku lainnya memakai kemeja lengan panjang warna merah bermotif kotak-kotak dan celana jeans selutut warna biru.

"Logatnya mirip orang Madura, saya tidak kenal sama sekali," ujarnya.

Oleh pelaku berkaus hijau, Bima dan Bagus dibonceng menggunakan sepeda motor pelaku. Pria bertubuh tambun itu berdalih ingin mempertemukan Bima dengan adiknya yang katanya menjadi korban tabrak lari. Namun, sampai di belakang SMPN 5 Kota Mojokerto, Bima dan temannya diturunkan pelaku.

"Saya diturunkan, katanya pelaku mau menjemput adiknya dulu," terangnya.

Sementara sepeda motor milik Bima masih berada di depan bangunan bekas warung persis di sebelah kanan SMPN 5 Kota Mojokerto. Motor Honda Vario itu dijaga dua teman korban dan pelaku yang memakai kemeja merah.


Salah satu rekan korban yang menjaga sepeda motor tersebut adalah Bagas Nanda (17). Dia mengaku sempat mengobrol dengan pelaku yang memakai kemeja merah. Pria bertubuh tinggi besar itu mengaku sebagai pendatang di Kota Mojokerto.

"Pelaku ini lalu bilang ke saya kalau mau membawa sepeda motor Bima ke rumah adiknya. Alasannya supaya adiknya bisa mengenali sepeda motor yang menabrak adiknya itu," ungkapnya.

Bagas pun membiarkan sepeda motor Bima dibawa pelaku. Dia sempat memotret sosok pelaku dari belakang menggunakan kamera ponsel miliknya. Beberapa saat kemudian, dia khawatir dengan sepeda motor Bima. Bersama temannya, Bagas pun berusaha mengejar pelaku.

"Pelaku yang membawa motor Bima kabur ke arah simpang 5 Kenanten (Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto), saya kejar sudah tak bisa karena dia kencang banget," cetus pelajar asal Desa Sambiroto, Sooko, Mojokerto ini.

Tak lama kemudian, Bima dan Bagus kembali ke depan SMPN 5 Kota Mojokerto dengan berjalan kaki. Para pelaku tak pernah kembali ke lokasi setelah membawa kabur sepeda motor Bima. Keempat pelajar satu sekolah ini pun baru sadar telah ditipu oleh kedua pria tersebut. Mereka lantas melapor ke Polres Mojokerto Kota.

Menerima laporan Bima, polisi bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Selain memintai keterangan korban dan ketiga rekannya, petugas juga meminta bukti-bukti kepemilikan sepeda motor yang dibawa kabur pelaku.

"Modus pelaku menuduh korban menabrak adiknya, pelaku pura-pura minta klarifikasi ke korban, kemudian sepeda motor korban dibawa kabur," jelas Kanit SPKT Polres Mojokerto Kota Aiptu Eko Purwanto.

Eko menambahkan, modus penipuan serupa bukan yang pertama terjadi di wilayah hukumnya. "Kalau di Kota Mojokerto modus penipuan seperti ini sudah lebih dari sekali," tandasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed