DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 17:50 WIB

Hujan Disertai Angin Kencang Picu Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Yakub Mulyono - detikNews
Hujan Disertai Angin Kencang Picu Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan Foto: Yakub Mulyono
Jember - Hujan deras disertai angin kencang membuat beberapa rumah dan pohon di Jember roboh. Bahkan sejumlah atap rumah terbang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Kecamatan Kaliwates dan Ajung, Sabtu (16/2/2019).

Salah seorang warga Kecamatan Tegal Besar, Wahyu mengaku awalnya langit gelap dan gerimis. "Tapi kemudian tidak lama, hujan deras dan angin kencang terjadi. Tapi bukan puting beliung. Kencang banget anginnya bahkan atap rumah, genteng, seng mulai beterbangan," kata Wahyu saat dikonfirmasi wartawan.

Kejadiannya berlangsung kurang lebih 10 menit. "Cepat sekali dan banyak yang mengucap takbir dan adzan. Setelah itu berhenti dan tahu-tahu atap sudah hilang, bahkan pintu garasi mobil ini hilang," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Yosiska, warga Kecamatan Ajung. Angin kencang itu disertai hujan, dan durasi waktunya singkat. "Banyak rumah warga roboh, bahkan tetangga saya atap rumahnya hilang sudah terbang sampai ke sawah," katanya.

Angin kencang dan hujan deras itu pun membuat banyak pohon roboh. "Seperti pohon rambutan di depan rumah saya ini. Roboh dan juga pohon-pohon lainnya. Bahkan di jalan raya jalur Jember - Banyuwangi pohonnya banyak yang roboh di pinggir jalan," tambahnya.

Foto: Yakub Mulyono

Setelah kejadian tersebut, warga pun bergotong royong membersihkan batang dan ranting pohon yang roboh, serta membantu warga yang atap rumahnya terhempas.

Sementara petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan, Farida mengaku sudah berkeliling mendata rumah warga yang rusak.

"Data sementara ada 8 rumah warga yang atapnya terbang (roboh dan terhempas). Di antaranya 2 rumah di Desa Ajung Kulon dan 6 rumah di Desa Ajung Wetan," sebutnya.

Selain itu di Kecamatan Kaliwates juga rumah-rumah warga ikut menjadi korban. Namun data tersebut, lanjut dia, masih bisa bertambah karena para petugas bersama BPBD Jember masih berkeliling melakukan assesment.

"Mungkin masih bisa bertambah korban rumahnya, untuk korban jiwa sementara masih nihil Alhamdulillah, hanya banyak pohon roboh juga," tukasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed