detikNews
Rabu 13 Februari 2019, 13:42 WIB

Muda dan Cerdas, Wagub Jatim Emil Disebut Wakili Generasi Milenial

Hilda Meilisa - detikNews
Muda dan Cerdas, Wagub Jatim Emil Disebut Wakili Generasi Milenial Emil Dardak/Foto: dok. Instagram (Emildardak)
Surabaya - Muda dan cerdas, tak berlebihan rasanya menyebut Wakil Gubernur Baru Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dengan dua kata tersebut. Emil juga dikenal sebagai politikus yang mewakili generasi milenial. Seperti apa sosoknya?

Kehadiran suami Arumi Bachsin di dunia politik, sempat menyita perhatian banyak pihak. Pada 2015 lalu, Emil yang saat itu menginjak usia 32 tahun menggandeng wakilnya Mochammad Nur Arifin yang berusia 25 tahun, maju di Pilkada Trenggalek. Keduanya menasbihkan diri sebagai pasangan termuda dan berhasil mendulang banyak suara.

Buah jatuh memang tak pernah jauh dari pohonnya, karier Emil di dunia pemerintahan diketahui menurun dari ayahnya. Emil dikenal sebagai putra dari Hermanto Dardak, Wakil Menteri Pekerjaan Umum era pemerintahan SBY.

Sebelumnya, ayah dari Lakeisha Ariestia Dardak dan Alkeinan Mahsyir Putro Dardak ini mengawali karier sebagai seorang profesional muda. Pada 2001 hingga 2003, Emil menjadi World Bank Officer di Jakarta dan Media Analysis Consultant di Ogilvy.


Tak hanya itu, Emil sempat menduduki posisi sebagai Chief Business Development and Communication-Executive Vice President (VP) di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). Dalam sebuah wawancara di salah satu TV swasta, Emil mengakui gajinya saat itu mencapai Rp 100 juta.

Pencapaian Emil ini pun memang pantas didapat, pasalnya, Emil memang dikenal sebagai sosok yang cerdas di sekolah. Pada usia 17 tahun, Emil sudah berhasil memperoleh gelar diploma dari Melbourne Institute of Business and Technology.

Lalu, Emil meneruskan pendidikan sarjananya di Universitas New South Wales, Australia. Selanjutnya, Emil bertolak ke Jepang untuk meraih gelar S2 di Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang. Masih di kampus yang sama, Emil kembali mengejar gelar S3 dan mendapatkannya di usia 22 tahun. Sebelumnya, Emil juga berhasil mendapat gelar S2 di Universitas Oxford.

Foto: dok. Instagram (Emildardak)

Selain cerdas, Emil diketahui mahir memainkan berbagai alat musik. Di beberapa kesempatan, Emil memperlihatkan skillnya saat memainkan keyboard hingga gitar. Sembari memainkan musik, Emil juga suka menyanyi.


Bahkan, musisi Ari Lasso yang beberapa hari lalu sempat berduet dengan Emil, memuji suara merdu Emil. "Emil Dardak ternyata suaranya bagus banget ya, cocok lo jadi penyanyi dia," ujar Ari Lasso usia duet dengan Emil di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (12/2/2019) malam.

Ternyata, sebelum terjun ke dunia politik, Emil sempat mengeluarkan album yang bertajuk 'Sesaat Kau Hadir'. Dalam album tersebut, Emil menyanyikan 8 lagu karangannya sendiri.

Melihat sepak terjang Emil menjadi eksekutif muda hingga musisi, banyak pihak yang mengaku kaget saat dia mencalonkan diri sebagai Bupati Trenggalek. Emil sempat dinilai sebagai orang luar, yang dikhawatirkan mengapus nilai-nilai yang terbangun di masyarakat Trenggalek.

"Waktu pilkada saya dianggap orang luar, identik dengan orang kota, orang urban, sehingga banyak yang khawatir saya akan menghapus nilai-nilai masyarakat yang baik di Trenggalek. Karena itu, ketika saya datang, Trenggalek saya ibaratkan kertas putih. Artinya, masyarakat masih punya nilai-nilai luhur sebagai aset bagi kemajuan," ungkap Emil saat itu.


Pertarungannya dalam Pilkada Trenggalek pun cukup sengit. Emil yang merupakan pendatang baru, harus melawan pasangan petahana. Namun, dia memperoleh dukungan dari tujuh parpol, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Persatuan Pembangunan.

Dari catatan detikcom, pertarungan politik Emil dalam Pilkada Trenggalek, 9 Desember 2015 cukup gemilang. Pasangan muda tersebut berhasil menumbangkan petahana secara mutlak memperoleh 292.248 suara atau 76,28 persen.

Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Selama memimpin Trenggalek bersama Mochammad Nur Arifin, Emil mendapatkan berbagai penghargaan di tingkat regional maupun nasional. Kabag Protokol dan Rumah Tangga Setda Trenggalek, Triadi Atmono pun memaparkan sejumlah pernghargaan yang diraih Trenggalek selema kepemimpinan Emil-Arifin.

Beberapa penghargaan tersebut antara lain, juara dua yang diraih Desa Malasan Kecamatan Durenan dalam lomba pelaksana gotong royong terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 kategori kelurahan dan desa.


"Kemudian pada 30 Mei 2016 menerima penghargaan Invesnent Award dari BKPM Pusat, Nomine Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Terbaik, tahun 2016. Peringkat 20 Besar se Indonesia dari 561 PTSP yang ada," kata Triadi, Senin (13/11/2017).

Pemkab Trenggalek juga meraih penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia sebagai kabupaten peduli hak asasi manusia, Penghargaan tersebut diberikan kepada kurang lebih 200 daerah yang peduli terhadap hak asasi manusia dalam rangka memperingati hari hak asasi manusia sedunia ke-68.

Emil Elestianto Dardak juga mengantongi penghargaan Government Marketers Award (RMA) tahun 2016 untuk Bupati dan Walikota. Penghargaan tersebut diberikan kepada para pejabat publik yang selama setahun ini dinilai menonjol dalam menjalankan konsep pemasaran yang baik dan benar.

Penghargaan berikutnya adalah Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Tingkat Madya yang langsung diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise. Penghargaan didasarkan kriteria memiliki komitmen dalam mengimplementasikan kebijakan Pengarus Utamaan Gender (PUG) dan pemenuhan hak anak diberbagai sektor pembangunan. Selain itu juga terus meningkatkan partisipasi perempuan dan anak dalam perencanaan pembangunan.


"Ada juga penghargaan Wahana Tata Nugraha dalam bidang penataan transportasi perkotaan. Kemudian ada juga penerimaan akreditasi paripurna terhadap RSUD dr Soedomo Trenggalek," imbuhnya.

Foto: Instagram @arumi_arumi_94

Lebih lanjut Tradi Atmono menambahkan, Pemkab Trenggalek juga berhasil meraih Government Award 2017 untuk kategori Pertumbuhan Ekonomi. Bersama dengan 12 Kabupaten, 13 Kota dan 4 Provinsi se-Indonesia. Selain itu penyelenggaraan pemerintahan kota keripik tempe ini mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BKP selama dua tahun berturut-turut.

"Pada Juli lalu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak memberikan predikat kabupaten layak anak. Disusul lagi raihan Piala Adipura, kemudian penghargaan sebagai pelaksana Festival Wira Karya Kampung Kelir 2017 terbaik," imbuhnya.

Sedangkan penghargaan yang baru didapatkan Kabupaten Trenggalek diraih Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan dari ICSB Indonesia dalam kategori 'Policy Maker'.

Selama menjalankan roda pemerintahan di kabupaten di pesisir selatan Jawa Timur ini, pasangan Emil-Arifin juga menerapkan sejumlah inovasi, diantaranya adalah Layanan Pengaduan Online Rakyat (Lapor). Dengan layanan tersebut masyarakat bisa melaporan berbagai hal terkait pemerintahan dan sejumlah permasalahan yang ada di masyarakat melalui sistem daring maupun pesan pendek.


Kemudian Gerakan Tengok Masyarakat Bawah Kemiskinan (GERTAK), program tersebut mengintegrasikan berbagai layanan dari lintas instansi menjadi pusat layanan terpadu dalam penanganan kemiskinan dan sejumlah persoalan sosial lainnya. Gertak dilengkapi dengan teknoligi tinggi, sehingga mempermudah pelacakan data kemiskinan yang ada di Trenggalek. Selain itu program ini juga mendapatkn suntikan dana Baznas.

"Sebetulnya masih banyak yang lain, termasuk optimalisasi pemberdayaan UMKM melalui berbagai instansi, serta peningkatan dan percepatan pembangunan," imbuhnya.

Dengan kinerjanya selama ini, Emil membuktikan jika dirinya mampu menjadi politikus andal. Bahkan, Khofifah Indar Parawansa pun tertarik untuk menggandeng Emil menjadi wakilnya dalam kontestasi Pilgub 2018.

Pasangan ini pun mampu meraup 53,55% suara atau sedikitnya 10.465.218 suara di Jatim. Kini, mendampingi Khofifah, Emil akan dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, sore nanti. Mampukah Emil membawa perubahan yang lebih besar untuk Jatim? Kita tunggu saja nanti.
(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed