detikNews
Rabu 13 Februari 2019, 12:55 WIB

Video Muda Mudi Memadu Kasih di Alun-alun Bojonegoro Jadi Viral

Ainur Rofiq - detikNews
Video Muda Mudi Memadu Kasih di Alun-alun Bojonegoro Jadi Viral Sepasang kekasih memadu kasih di taman alun-alun Bojonegoro (Foto: tangkapan layar cctv)
Bojonegoro - Video sepasang muda-mudi yang tengah memadu kasih viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 2 menit 54 detik ini merupakan rekaman CCTV di sebuah taman Alun-alun Bojonegoro.

Dalam potongan video yang beredar, tampak dua muda-mudi yang tengah asyik berpacaran. Mereka duduk berdampingan di bangku taman alun-alun. Dilihat dari informasi video, rekaman itu diambil pada Minggu (10/2).

Sang perempuan memakai baju biru muda dengan celana jeans biru ketat. Kemudian, ia juga mengenakan jilbab warna coklat muda. Sedangkan sang pria memakai kaus hitam lengan pendek dan celana pendek warna coklat.

Meski duduk berdampingan, keduanya seolah-olah berhadap-hadapan. Mereka sesekali saling berpelukan dan berpegangan tangan, dengan posisi sepasang kaki wanita yang ditaruh di atas paha pria.


Kasatpol PP Pemkab Bojonegoro Achmad Gunawan membenarkan viralnya video sepasang muda-mudi tersebut. Gunawan mengatakan selama ini jika ada pasangan kekasih yang melakukan perbuatan yang tidak senonoh atau pacaran kelewat batas, maka petugas bisa bertindak.

Karena petugas satpol PP juga melakukan patroli di alun alun. Jika mengetahui hal tersebut, warga juga bisa reaktif dan dengan melapor ke pos penjagaan satpol PP di dekat taman.

"Jadi kalau selama ini ada yang berbuat tidak senonoh biasanya ada yang melapor ke kami, terus kami panggil dan kami nasihati," ujar Gunawan kepada detikcom, Rabu (13/2/2019).


Gunawan sendiri mengaku belum tahu terkait oknum yang menyebarkan video tersebut

"Video itu kami tahunya saat sudah viral di media sosial. Kalau terkait siapa yang membuat video itu viral kami tidak tahu. Karena monitornya bukan di kantor Satpol PP tapi ada di OPD lain," kata Gunawan.

Gunawan menambahkan, selama ini Satpol PP sangat disiplin dan berhati-hati menjaga konten yang terekam CCTV. Mereka tidak pernah menyebarkannya karena menyangkut privasi setiap warga negara.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed