DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 16:56 WIB

Ini Tiga Pilar Kota Kediri Tingkatkan Sinergi Jelang Pilpres

Andhika Dwi - detikNews
Ini Tiga Pilar Kota Kediri Tingkatkan Sinergi Jelang Pilpres Foto: Andhika Dwi
Kediri - Jelang Pilpres dan Pileg, 3 Pilar di Kediri terus ditingkatkan sinerginya. Itu dilakukan untuk menjaga situasi dan keamanan jelang Pilpres dan Pileg agar tetap kondusif.

Bersama jajaran Kodim 0809 Kediri dan Brigif 16 Wira Yudha, Polresta Kediri kerap menggelar kegiatan bersama. Salah satu kegiatan yang digelar bersama yakni olah raga jalan santai dan senam. Kegiatan tersebut diikuti hampir 600 anggota TNI dan Polri di lapangan Mako Brigif 16 Wira Yudha, kawasan Gunung Klotok, Kota Kediri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi mengatakan, kegiatan senam bersama dan jalan santai mengelilingi Gunung Klotok merupakan salah satu kegiatan yang bersifat 'refreshing'.

Terlebih, sebelumnya telah terjadi kejadian yang dianggap aksi teror oleh orang tak bertanggung jawab dengan membakar kendaraan bermotor. Mulai dari motor, mobil dan truk milik warga. Untuk itu, sinergitas TNI,Polri dan Pemerintah harus semakin ditingkatkan guna menangkal gangguan kamtibmas.

"Sinergitas TNI Polri dan Pemerintah harus semakin ditingkatkan demi menjaga kondisi kamtibmas yang aman. Jangan sampai kejadian yang patut diduga teror pembakaran kendaraan bermotor, mobil dan truk terjadi di wilayah Kota Kediri," ucap Anthon, Selasa (12/2/2019).

Sinergitas TNI, Polri dan Pemkot Kediri (3 Pilar) tampak pada razia Kamtibmas, jagongan kamtibmas hingga konsolidasi persiapan pengamanan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif April mendatang.

"Ini sebenarnya kegiatan yang bersifat refreshing saja, karena sebelumnya kita telah sering bersinergi antara TNI-Polri dalam segala hal. Khususnya menjaga situasi dan keamanan jelang Pilpres dan Pileg, sehingga situasi Kota Kediri tetap kondusif demi masyarakat," tambah Anthon.

Anthon menambahkan, kegiatan refreshing tersebut meriahkan games bersama dan joget berhadiah. Itu digelar untuk memupuk keakraban antar anggota. Harapannya, anggota TNI dan Polri memilki jiwa kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi. Sehingga dapat mudah berkoordinasi saat bertugas.

"Makanya kita buat games, joget berhadiah agar keakraban dan kekeluargaan dapat lebih terjalin dan kompak, sehingga semakin mudah dan tidak canggung berkoodinasi di lapangan," ujar Anthon.

Komandan Brigif 16 Wira Yudha, Kolonel. Inf. Slamet Riyadi juga mengutarakan hal yang sama. Masing-masing pihak harus memiliki jiwa saling memiliki. Saling menghormati, tidak sok jagoan, sok paling kuat dan lain lain. Karena TNI Polri dan ASN merupakan alat dan abdi negara yang berfungsi untuk melayani dan mengayomi masyarakat.

"Alhamdulillah di Kota Kediri Sinergitas TNI Polri dan Pemkot Kediri sebagai 3 pilar sudah terjalin baik, bahkan Brigif ini kan sebagai pasukan, kita siap mem back up jika terjadi sesuatu hal. Karena biasanya teman Kodim 0809 Kediri yang biasa bersama Polresta Kediri, intinya alhamdulillah sinergitas TNI Polri di Kota Kediri terjalin baik," jelas Kolonel Inf. Slamet.

Tak ingin ketinggalan, Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Kav. Dwi Agung, menganggap sinergitas TNI Polri dan Pemerintah adalah perintah atasan. Perintah merupakan suatu hal yang wajib dilakukan.

"Sinergitas itu perintah dari atasan, sehingga tidak ada kata lain selain harus dilaksanakan dan dikerjakan anggota TNI, Polri dan ASN sebagai abdi negara agar kondisi kemanan nyaman, aman dan kondusif," pungkas Dwi.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed