DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 17:26 WIB

Guru Asal Jombang Korban Ombak Pantai di Jember Ditemukan Tewas

Yakub Mulyono - detikNews
Guru Asal Jombang Korban Ombak Pantai di Jember Ditemukan Tewas Foto: Yakub Mulyono
Jember - Mohammad Hasan (25), guru asal Jombang yang sempat hilang setelah tergulung ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Jember, akhirnya ditemukan. Hasan ditemukan sudah menjadi mayat.

Jenazah korban diketahui pertama kali oleh nelayan mengapung kurang lebih 600 meter dari lokasi dia terseret ombak. Kondisi jenazah saat ditemukan dalam kondisi membengkak seluruh tubuhnya. Namun masih dapat dikenali oleh pihak keluarga dari pakaian yang masih dikenakan.

Dantim Pencarian Korban Basarnas Jember Wahyu Setia Budi menyampaikan pencarian korban dilanjutkan hari ini dengan membaginya dalam 2 sorti (waktu). Pencarian pertama pukul 8.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, saat itu hasilnya nihil. Kemudian saat akan melanjutkan pencarian lagi, ada nelayan yang melapor ke Pos Basarnas, yang mengaku melihat sesosok mayat mengapung di laut.

"Saat itu, sekitar Pukul 14.15 WIB, ada nelayan yang melapor ke posko, dan menyampaikan ada mayat mengapung di laut. Langsung kami bergerak ke sana, dan mengevakuasinya menggunakan Jukung Basarnas," ujar Wahyu saat dikonfirmasi wartawan.


Saat ditemukan korban mengambang di laut, kata Wahyu, dan masih berada di sekitaran lokasi tempat ia terseret ombak. "Jaraknya sekitar 500 sampai 600 meteran dari lokasi korban terseret ombak," katanya.

Selain itu, lanjutnya, korban saat ditemukan kondisi tubuhnya sudah membengkak, dan susah untuk dikenali. Namun karena pakaian yang digunakan masih melekat di tubuh korban, pihak keluarga yang juga ada di lokasi untuk membantu proses pencarian, dapat mengenali mayat tersebut.

"Pihak keluarga mengenalinya dari pakaian yang digunakan korban, yakni kaos singlet berwarna biru dan bertuliskan PMI, bercelana pendek warna kuning," terangnya.

Pakaian itu, juga adalah pakaian terakhir korban yang dikenakan sebelum musibah terjadi. Setelah dipastikan itu adalah mayat Mohammad Hasan selanjutnya Basarnas mengevakuasinya ke Puskesmas Sabrang, Kecamatan Ambulu.


"Untuk kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSD dr. Soebandi, dimandikan dan dikafani. Selanjutnya dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, proses pencarian korban yang hanyut tergulung ombak itu, dilakukan sejak hari Senin (11/2) kemarin. Setelah sebelumnya terjadi musibah 4 orang guru yang hanyut saat sedang asyik berenang di sekitaran Pantai Payangan tersebut. Dari keempat korban tersebut, 2 orang diketahui meninggal dunia, dan 1 orang selamat. Sementara satu orang lagi masih hilang dan dilakukan proses pencarian.

Keempat guru tersebut, adalah anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) BK yang sebelumnya mempunyai acara pelesiran dalam rangka merayakan suksesnya gelaran pameran pendidikan 2019. Berwisata ke Jember dipilih, dan tiga lokasi menjadi pilihan yakni Puslit Kopi dan Kakao, Pantai Papuma, dan Teluk Love. Setelah mengunjungi Puslit kopi dan kakao dan Pantai Papuma, rombongan langsung ke teluk love. Namun sebelum sampai ke Teluk Love, rombongan terhenti di Pantai Payangan yang berada sebelum Teluk Love.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed