DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 09:30 WIB

Gantikan Nina Soekarwo, Arumi Bachsin Bicara Peran PKK di Jatim

Adhar Muttaqin - detikNews
Gantikan Nina Soekarwo, Arumi Bachsin Bicara Peran PKK di Jatim Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak akan dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024. Tidak hanya itu, Arumi Bachsin juga akan mengemban jabatan baru sebagai ketua tim penggerak PKK Jawa Timur menggantikan Nina Soekarwo.

Ditanya terkait jabatan yang akan diemban tersebut, Arumi Bachsin mengaku akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan roda organisasi PKK. Sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pemerintah di Jawa Timur.


"PKK hadir sebagai mitra dari pemerintah, sehingga harus bisa menjembatani program-program dari pemerintah pusat dan juga program yang khusus diciptakan dari provinsi. Saya selalu bilang PKK adalah kepanjangan tangan pemerintah ke masyarakat," kata Arumi Bachsin saat dikonfrimasi, Selasa (12/2/2019).

PKK diharapkan mampu menjadi corong dari pemerintah dan melakukan sosialisasi berbagai program pembangunan yang telah digelontorkan oleh pemerintah pusat hingga daerah. Dengan peran maksimal PKK maka masyarakat akan mengetahui dan memahami progres pembangunan.


"PKK ini memiliki kader hingga tingkat dasa wisma, makanya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, minimal sekali tugas sosialisasinya harus berjalan. Pemerintah punya program yang bagus-gabus, tap kadang sosialisasinya itu membutuhkan waktu, sehingga masyarakat belum (cepat) tahu, kan sayang," imbuhnya.

Sesuai jadwal, pasangan Khofifah-Emil akan dilantik sebagai kepala daerah Jawa Timur pada 13 Februari besok di Istana Negara Jakarta. Berbagai persiapan telah dilakukan termasuk di Pemprov Jatim.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed