detikNews
Kamis 07 Februari 2019, 16:18 WIB

Pria Tajir Melintir 'Raja Sengon' Banyuwangi Diperiksa Polisi

Ardian Fanani - detikNews
Pria Tajir Melintir Raja Sengon Banyuwangi Diperiksa Polisi Foto: Ilustrasi fokus (bukan buat insert) Kisah 'Raja Sengon (Luthfy Syahban/detikcom)
Banyuwangi - Masih ingat dengan Wahyu Widodo alias Raja Sengon dari Banyuwangi? Pria tajir melintir yang mengaku memiliki 7 kontainer uang dan penakluk wanita itu dipanggil penyidik Polres Banyuwangi.

Pemanggilan Raja Sengon ini dilakukan polisi setelah adanya pengaduan dari wanita bernama Bella, warga Tegaldlimo atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Raja Sengon sempat diperiksa selam 2 jam lebih oleh penyidikan tindak pidana tertentu (tipidter) Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi, Rabu (6/1/2019) sore kemarin.


Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Prathista Wijaya membenarkan pemeriksaan Raja Sengon alias Wahyu Widodo. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan pelaporan yang dilakukan seorang wanita atasnama Bella, warga Kecamatan Tegaldlimo.

Raja Sengon diduga telah mencemarkan nama baik Bella, dengan menuding Bella sebagai pelaku dan muncikari online di Banyuwangi. Tak hanya itu, Raja Sengon memposting foto Bella di Facebook dengan dengan kalimat tersebut.

"Sudah kita periksa. Setelah ada laporan tanggal 17 Januari lalu," ujarnya kepada detikcom, Kamis (7/2/2019).

Setelah pelaporan tersebut, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. "Pelapor dan beberapa saksi sudah kita periksa juga," pungkasnya.

Saat pemeriksaan kemarin, Raja Sengon alias Wahyu Widodo menggunakan kaos oblong warna putih dan mengenakan celana warna abu-abu. Dia nampak kaget setelah banyak wartawan menunggu pemeriksaan tersebut.


"Tidak ada apa-apa kok," ungkap Wahyu sambil berjalan meninggalkan wartawan yang mencoba konfirmasi.

Penasihat hukum Wahyu Widodo, Mawardi enggan berkomentar banyak terkait dengan pengaduan tersebut. Namun dirinya menjelaskan jika kliennya dipanggil penyidik kapasitas sebagai saksi teradu.

"Klien saya hanya menghadiri undangan penyidik, dan semua pertanyaan dijawab dengan baik," ujar Mawardi.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed