Ditanya Gelar 'Cak Jancuk' Jokowi, Khofifah: Aku Ora Nanggapi Iku

Ditanya Gelar 'Cak Jancuk' Jokowi, Khofifah: Aku Ora Nanggapi Iku

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 05 Feb 2019 19:25 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa enggan bicara banyak soal gelar 'Cak Jancuk' untuk Jokowi. Khofifah mengaku tidak mau menanggapi terlalu jauh.

"Aku ora nanggapi iku (Aku tidak menanggapi itu)," kata Khofifah kepada wartawan usai Deklarasi dukungan Jokowi Ma'ruf dari Jaringan Kyai dan Santri Nasional (JKSN) di GOR Wilis, Kota Madiun, Selasa (5/2/2019) sore.

Menurut Khofifah, ada banyak hal penting yang harus dipikirkan. Hal yang jauh lebih penting ketimbang sekadar gelar 'Cak Jancuk' untuk orang nomor satu di negeri ini.


"Aku sebaiknya melakukan sesuatu (Kegiatan) yang produktif. Yang bisa meningkatkan produktivitas kita. Itu yang kita lakukan ya," tambahnya.

Sebutan 'Cak Jancuk' untuk Jokowi itu merupakan gelar yang diberikan MC relawan Forum Alumni Jatim dalam acara deklarasi di kawasan Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Sabtu (2/2). Disebutkan, 'cak' merupakan singkatan dari cakap, agamis, dan kreatif. Sedangkan 'jancuk' kependekan dari jantan, cakap, ulet, dan komitmen.

Terkait sebutan ini, dosen Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Autar Abdilah mengatakan kata 'jancuk' punya sejarah dan makna yang unik. Meski awalnya digunakan sebagai umpatan, seiring dengan perkembangan zaman, kata ini juga bisa dipakai untuk mengungkapkan kekaguman.


Sementara itu kehadiran Khofifah dalam deklarasi tersebut yakni untuk memaksimalkan perolehan dukungan suara Jokowi-Ma'ruf. Terutama di kota-kota bekas karesidenan Madiun seperti Kota dan Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Pacitan.

"Kalau di sini kan targetnya 80 persen ya, eks karesidenan Madiun. Tadi kan tak tanya targetnya 80 persen dan itu jamaah lho, peserta yang punya target, itu artinya akan memotivasi mereka. Saya hadir untuk memaksimalkan itu," tandasnya.

Dari pantauan detikcom deklarasi tersebut dihadiri ribuan Muslimat dan Banser sekaresidenan Madiun. Dalam orasinya, Gubernur Jatim terpilih mengajak para kiai dan santri NU untuk berjuang memenangkan Capres Cawapres nomor urut 01. (fat/fat)