detikNews
Selasa 05 Februari 2019, 14:10 WIB

Menteri Susi Malas Kunker ke Selatan Jawa, Ada Apa?

Adhar Muttaqin - detikNews
Menteri Susi Malas Kunker ke Selatan Jawa, Ada Apa? Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengaku malas kunjungan kerja (Kunker) ke pesisir selatan Jawa. Usut punya usut, rupanya Menteri Susi malas karena para nelayan di pesisir selatan Jawa banyak melanggar aturan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Itu diungkapkan Menteri Susi saat bertemu dengan ratusan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi Trenggalek. Dia mengatakan, banyaknya pelanggaran membuatnya malas untuk mengunjungi selatan Jawa.

"Sebetulnya saya malas ke Trenggalek atau selatan Jawa, kenapa? Terlalu banyak pelanggaran Peraturan Menteri di Trenggalek," kata Susi, Selasa (5/2/2019).

Menurutnya, daerah yang banyak melakukan pelanggaran aturan KKP seharusnya tidak boleh mendapatkan bantuan. "Seharusnya saya marah, tapi lihat bupatinya kalem lemah lembut tidak jadi marah. Saya juga heran, pada nggak nurut dikasih bantuan banyak," kelakar Susi sembari tersenyum.


Menteri nyentrik ini kembali menyentil masih maraknya perburuan benur di kawasan Teluk Prigi. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan mengancam keberlangsungan ekosistem lobster di wilayah tersebut.

"Lha emangnya lobster besar itu dari mana, ya dari benur itu, kalau benurnya diambil ? Memangnya lobster lahir dari batu-batu itu," ujarnya.

Susi menjelaskan, Teluk Prigi merupakan anugerah yang luar biasa dari Tuhan, sehingga masyarakat harus bersama-sama menjaganya. Dengan demikian keberlangsungan berbagai satwa air akan terus ada hingga anak cucu.

"Teluk yang dalam dan terlindungi ini adalah anugerah, ini adalah yang terbaik di pesisir selatan Jawa. Mari kita jaga," imbuhnya.


Terkait perburuan lobster pihaknya akan melakukan upaya pemberantasan, terutama terhadap para pedagang dan pengepul. Bahkan pihaknya mengancam akan memproses nelayan yang melakukan perburuan bila tidak segera menghentikan aktivitasnya.

"Ke depan tidak ada lagi oknum aparat, oknum PNS yang bermain," jelasnya.

Foto: Adhar Muttaqin

Dia menambahkan, pihaknya berkomitmen akan terus memberikan berbagai macam bantuan kepada nelayan, berupa peralatan maupun pendukung lainnya. Dengan catatan para nelayan harus mau untuk meninggalkan berbagai kegiatan yang melanggar aturan.

Selain persoalan benur, pihaknya juga mengkritik cara nelayan setempat salah melakukan penangkapan ikan, karena mata jaring yang digunakan terlalu rapat. Kondisi tersebut akan menjadi ancaman bagi anak-anak ikan.


"Dulu 2,5 inchi, sekarang 1,25 inci, lama-lama pakai kelambu nyamuk," imbuhnya

Tak hanya itu, ulah sejumlah nelayan di pesisir selatan Jawa yang merekayasa laporan hasil tangkapan saat mengurus perizinan kapal juga menjadi sorotan Menteri Susi. Akibat kondisi tersebut produksi tangkapan nelayan tidak dapat terpotret dengan benar.

"Perizinan tidak pernah kami persulit. Tapi laporannya harus benar. Kalau memanipulasi tidak akan saya kasih izin, tapi saya bekukan tidak boleh melaut lagi," katanya.

Sementara terkait adanya salah satu usulan bantuan pemecah gelombang (break water) Susi justru terang-terangan menolak. Pihaknya menilai, kawasan Teluk Prigi tidak seharusnya dipasang break water. Hal itu justru akan mempersempit kawasan dan menganggu lalu lintas kapal.


"Di sini ini airnya sudah tenang, buat apa break water, kalau ada break water justru akan mempersempit jalur kapal dan pelabuhan akan kotor," ujarnya.

Pihaknya memberikan solusi kepada nelayan agar mengusulkan jetty untuk menambah lokasi sandar atau pendaratan kapal-kapal nelayan.

"Melihat kondisi Teluk Prigi, seharusnya Trenggalek ini menjadi sub kapal-kapal besar. Jangan pakai break water, nanti habis kolam airnya," tegas Susi.

Sementara Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak maraknya perburuan benur di wilayahnya akan berusaha melakukan langkah bersama KKP guna menghilangkan aksi perburuan benur.

"Ini adalah masalah kita bersama, makanya dalam kunjungan Bu Susi ke sini salah satu isu besar yang kita ambil adalah persoalan benur itu," jelasnya.



Tonton juga 'Menteri Susi Ajak Ratusan Warga Bersih-bersih Pantai Prigi':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com