DetikNews
Rabu 30 Januari 2019, 15:34 WIB

Gara-gara Ngelamar Pakai Ijazah S1, CPNS di Ponorogo Dicoret

Charolin Pebrianti - detikNews
Gara-gara Ngelamar Pakai Ijazah S1, CPNS di Ponorogo Dicoret Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Satu dari 355 pesertayang lolos seleksi CPNS dicoret Pemkab Ponorogo. Alasannya, peserta tersebut menggunakan ijazah S1 tidak sesuai dengan kualifikasi.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Winarko Arief mengatakan, satu peserta yang dicoret tersebut atas nama Dio Karuma Faza (28).

"Dio ini punya ijazah S1 asisten apoteker terampil, tapi kan lowongannya itu pakai ijazah D3. Karena tidak sesuai akhirnya dicoret," jelas Win saat ditemui di kantornya, Jalan Alun-Alun Utara, Ponorogo, Rabu (30/1/2019).

Saat pendaftaran CPNS, Dio diketahui melamar asisten apoteker terampil Puskesmas Ronowijayan. Saat pelaksanaan tes SKB pun hanya tertera nama Dio saja dan hasil akhirnya dipengumuman menyatakan Dio lolos. Namun sayang saat pemberkasan ternyata ijazah Dio tidak sesuai kualifikasi.

"Senin (28/1) lalu saya panggil Dio, saya tanya kenapa kok ngelamar yang D3. Alasannya coba-coba saja ikut CPNS, eh ternyata lolos tapi kan rugi juga akhirnya dicoret," terang dia.

Meski dicoret, lanjut Win, Dio menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Dia pun mengakui kesalahannya."Saat diberitahukan dicoret ya diam saja, mengiyakan apa yang menjadi keputusan pusat," imbuhnya.

Sementara itu, terkait posisi asisten apoteker yang kosong tersebut akan segera mendapat penggantinya dari BKN. Secara teori yang akan mengisi kekosongan tersebut adalah peringkat dibawahnya, jika tidak ada maka akan diambilkan yang lolos di tempat lain.

"Mungkin dari RSUD atau puskemas lain yang kemarin itu ada, tapi tetap keputusan ada di BKN. Nanti praktiknya yang menetapkan sistem," tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemkab Ponorogo menerima 355 calon CPNS yang akan menjalani pemberkasan. Sebanyak 350 orang berasal dari formasi yang diseleksi dari ribuan peserta rekrutmen CPNS 2018. Lima lainnya berasal dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat.

Pada rekrutmen CPNS 2018 BKPPD Kabupaten Ponorogo membuka 356 formasi. Kemudian ada tambahan 17 formasi khusus honorer K2. Namun dari jumlah formasi ini, 13 di antaranya kosong karena tidak ada pelamar. Posisi tersebut adalah untuk dokter spesialis.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed