detikNews
Senin 28 Januari 2019, 15:45 WIB

Gus Ipul Pilih Jadi Petani Tomat Usai Lepas Jabatan Wagub Jatim

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Gus Ipul Pilih Jadi Petani Tomat Usai Lepas Jabatan Wagub Jatim Gus Ipul (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Jabatan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur habis pada 12 Februari nanti. Apa yang akan dilakukan Gus Ipul setelah tidak lagi menjadi wagub?

"Saya akan belajar menjadi petani, kalau ada kesempatan politik ya tentu kita akan mengabdi. Tapi dalam jangka pendek ini saya akan coba untuk jadi petani organik supaya ini sekaligus bisa bersama-sama dengan anak muda di Jatim agar kembali senang menjadi petani," ujar Gus Ipul saat ditemui di rumah dinasnya di Surabaya, Senin (28/1/2019).

Gus Ipul mengaku akan mencoba menanam tomat ceri. Saat ditanya alasannya, Gus Ipul mengaku ingin turut mengurangi impor tomat ceri. Menurutnya, selama ini pemerintah masih impor tomat ceri.


Lalu, dimana Gus Ipul akan bertani? Dia mengaku telah memiliki lahan di Kabupaten Pasuruan. Meskipun lahan pertaniannya tak cukup besar, Gus Ipul ingin setidaknya mengurangi sedikit ketergantungan pemerintah terhadap impor.

Sembari mengajak anak muda, Gus Ipul menambahkan salah satu tantangan yang harus dihadapi yakni ketahanan pangan. Gus Ipul menyayangkan banyak anak muda yang tak mau menjadi petani.


"Tantangan kita salah satunya adalah ketahanan pangan. Ketahanan pangan ini kaitanya dengan produktivitas petani kita. Banyak anak muda kita yang tidak mau menjadi petani padahal tantangan di dunia pertanian kita sungguh sangat serius," lanjutnya.

Sementara itu, Gus Ipul juga berpesan kepada anak muda yang ingin menjadi petani, jika tak ada yang tak mungkin. Misalnya jika tak ada lahan, bisa mengembangkan pertanian organik.

"Kalau misalnya nggak punya lahan bisa kita kembangkan pertanian organik yang membutuhkan sedikit lahan. Tapi produksinya cukup bagus asal kita mau rajin, sabar mengikuti sebuah proses yang alami," pesannya.

Bareng Istri Bikin Yayasan Peduli Kanker

Selain menjadi petani tomat, Gus Ipul juga membuat yayasan peduli kanker payudara dan serviks. Ide ini merupakan keinginan istrinya, Fatma Saifullah. Bersama istrinya nanti, dia akan keliling daerah untuk memberikan sosialisasi dan mengajak masyarakat melakukan deteksi dini dalam mencegah kanker.

"Nanti kami akan membuat yayasan, ingin terlibat di dalam usaha deteksi dini kanker payudara dan serviks," kata Gus Ipul di rumah dinasnya di Surabaya.


Selain itu, Gus Ipul menambahkan pencegahan kanker ini merupakan PR bersama. Dia juga akan mengajak masyarakat menjalankan pola hidup sehat.

"Ini salah satu PR kita yang kita ingin mengajak bersama-sama masyarakay menjalankan pola hidup sehat, membiasakam masyarakat makan sayur-sayuran, dan juga sekaligus secara rutin ikut deteksi dini," lanjutnya.

Bagi Gus Ipul, memeriksakan diri setiap enam bulan sekali cukup penting. Karena penyakit ini telah menjadi perhatian dunia dan Indonesia.

"Kita ingin mendorong masyarakat untuk mewaspadai adanya suatu fenomena yang cukup menjadi perhatian dunia akhir-akhir ini termasuk Indonesia yaitu mengenai kanker serviks dan payudara," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed