DetikNews
Kamis 24 Januari 2019, 14:14 WIB

Soal Video Mesum Pelajar, Telah Ada Mediasi Tapi Tak Ada Hasil

Sugeng Harianto - detikNews
Soal Video Mesum Pelajar, Telah Ada Mediasi Tapi Tak Ada Hasil Kepala Desa Blabakan Agus Prasetya (Foto: Sugeng Harianto/File)
Madiun - Video mesum yang diduga dilakukan pasangan pelajar tengah viral di Madiun. Namun ternyata di balik video tersebut, orang tua si pelaku perempuan tak terima dengan apa yang terjadi pada putri mereka.

Dijelaskan Kepala Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Agus Prasetya, orang tua pelaku perempuan tak terima karena putrinya dianggap menjadi korban pencabulan.

Keluarga pelaku perempuan menganggap pelaku pria yang dianggap telah mencabuli pelaku perempuan.

Untuk menyelesaikan masalah ini, awalnya orang tua kedua belah pihak sepakat bertemu dalam forum mediasi. Mediasi digelar pada awal bulan Desember lalu.


"Waktu itu mediasi pihak kedua keluarga, pihak pria akan menikahi dan tanggung jawab tapi sepertinya keluarga wanita keberatan, akan lapor polisi," terang Agus kepada wartawan, Kamis (24/1/2019).

Namun tak ada kata mufakat dalam mediasi tersebut. "Sudah sejak usai mediasi bulan Desember lalu itu karena tidak ada mufakat melapor polisi. Jadi kita serahkan sepenuhnya ke berwajib yang menyelesaikan," ujarnya.

Karena upaya mediasi dianggap gagal, Agus mengaku tak lagi mendampingi keluarga si perempuan.


"Sejak mediasi gagal, saya lepas dan didampingi oleh familinya," ungkapnya.

Kendati demikian, Agus mengungkapkan pada saat video itu dibuat, keduanya masih berstatus pacaran. Videonya sendiri diduga dibuat sekitar empat bulan lalu di rumah pelaku pria.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro membenarkan adanya pelaporan ini. Kasus ini pun masih dalam proses penyidikan.

"Kami masih cek kebenaran nya proses penyidikan," ujarnya saat dihubungi detikcom.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed