DetikNews
Rabu 23 Januari 2019, 14:08 WIB

Biker Tewas Terseret 800 Meter akan Dilantik Pengurus NU di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Biker Tewas Terseret 800 Meter akan Dilantik Pengurus NU di Lamongan Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Korban kecelakaan yang terseret mobil hingga 800 meter diketahui identitasnya. Korban adalah Achmad Wahyudin Firdaus (30), warga Dusun Sidoberanti, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

Korban pada hari ini, Rabu (23/1), seharusnya mengikuti pelantikan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU). Pelantikan tersebut rencananya akan digelar di Ponpes Darul Mustaghizin, Jalan Veteran, Rabu (23/01) siang hari, dan dihadiri Cawapres nomor urut 02, KH Ma'ruf Amin.

Sayang takdir berkata lain. Achmad berpulang sebelum resmi menjadi pengurus di LPPNU. Sesaat sebelum kejadian, korban menata perlengkapan untuk acara pelantikan bersama rekan-rekannya di ponpes. Usai Salat Maghrib, korban pamit pulang.


"Usai mengikuti persiapan di Ponpes untuk pelantikan, korban pamit untuk pulang. Tapi sebelum sampai rumah, katanya mau ngopi dulu di kota," kata salah seorang rekannya Hakim, Rabu (23/01/2019).

Ketua LPPNU Lamongan, Benu Nuharto membenarkan jika korban akan dilantik menjadi pengurus LPPNU Lamongan pada hari ini. Bersamaan dengan pelantikan PCNU Lamongan di Ponpes Darul Mustaghizin.

"Sejatinya korban siang nanti akan ikut dilantik sebagai pengurus LPPNU periode 2018 - 2022. Kami, teman-teman NU merasa kehilangan khususnya pengurus LPPNU periode 2018 - 2022," kata Benu.

Menurut Benu, korban merupakan sosok pemuda pekerja keras. Ada banyak aktivitas yang korban geluti. Seperti memelihara ayam petelur dan menanam timun. Benu menambahkan, sebelum meninggal korban pernah mengungkapkan keinginannya mengembangkan pertanian di pesantren.


"Kita dan semua pengurus LPPNU merasakan kesedihan yang mendalam," tambahnya.

Sebelumnya korban dikabarkan menjadi korban kecelakaan. Ia tertabrak mobil Inova yang dikemudikan Titik, warga Sambeng pada Selasa (22/1) malam.

Korban terseret sejauh 800 meter dari lokasi tabrakan karena tersangkut di kolong mobil. Korban yang merupakan anak tunggal pasangan Mas'ud dan Fatimah itu lepas dari motor yang ia kendarai dan masuk ke kolong mobil Titik.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>