DetikNews
Senin 21 Januari 2019, 15:21 WIB

Terciduk Bolos, Belasan Pelajar Diajak Salat Berjemaah dan Push Up

Eko Sudjarwo - detikNews
Terciduk Bolos, Belasan Pelajar Diajak Salat Berjemaah dan Push Up Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Belasan pelajar di Lamongan ditangkap dan dibawa ke kantor Satpol PP Lamongan. Mereka ditangkap karena bolos dan asyik minum kopi di warung.

Ada 17 pelajar di Lamongan yang dibawa ke kantor Satpol PP. Para pelajar itu terciduk dari beberapa tempat sekitar pukul 09.00 WIB. Atau saat kegiatan belajar di sekolah tengah berlangsung. Mereka ditangkap saat asyik menyeruput kopi dan menyembulkan asap rokok di warung kopi.

"Mereka ada juga yang berusaha hendak kabur saat akan kami amankan," kata Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP, H Safari kepada wartawan di kantornya, Senin (21/1/2019).

Safari menuturkan, petugas Satpol PP yang diterjunkan cukup banyak. Sehingga berhasil membuat para pelajar tidak berkutik saat dirazia. Menurutnya, para pelajar yang tertangkap bolos memiliki alasan beragam saat ditanya. Ada yang bilang tidak suka dengan pelajaran pada jam tersebut hingga malas masuk sekolah.


"Semua siswa yang terjaring diwajibkan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya dan ditandatangani bermeterai 6000. Kita bina agar mereka sadar tidak mengulangi perbuatannya," tabah Safari.

Yang menarik dan berbeda dari biasanya, para siswa itu tidak diminta untuk mendatangkan orang tua mereka masing-masing. Mereka malah diajak salat zuhur berjamaah di musala kantor Satpol PP.

Sebelum salat, mereka juga diberi siraman rohani. Dan mendapat hukuman push up beberapa kali.

"Kita ajak salat jamaah, buat pernyataan dan dibina baru diperbolehkan pulang," tandanya.

Harapannya, para pelajar tidak membolos lagi. "Mudah-mudahan pembinaan semacam itu bisa lebih menyadarkan para pelajar untuk tidak bolos lagi," tegasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed