DetikNews
Senin 21 Januari 2019, 12:12 WIB

Pemakaman Korban Pembunuhan Dukun di Pasuruan Diwarnai Isak Tangis

Muhajir Arifin - detikNews
Pemakaman Korban Pembunuhan Dukun di Pasuruan Diwarnai Isak Tangis Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Imam Sya'roni (70), warga Dusun Pejaten, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang yang menjadi salah satu korban pembunuhan seorang dukun di Pasuruan, dimakamkan hari ini. Pemakaman ayah tiga anak ini pun diwarnai isak tangis keluarga dan kerabat.

Wasiah, anak pertama korban dan saudaranya terus menangis. Tangisan semakin menjadi-jadi saat keranda jenazah dibawa ke musala untuk disalati.

Salat jenazah ini juga diikuti ratusan warga. Warga mengaku sangat kehilangan dengan sosok korban yang meninggal secara tragis.

"Bapak orang baik, Pak," kata Wasiah sambil menangis.


Pemakaman Korban Pembunuhan Dukun di Pasuruan Diwarnai Isak TangisFoto: Muhajir Arifin

Setelah disalati, jenazah korban kemudian dimakamkan di TPU setempat. Pernyataan Wasiah juga diamini warga. Salah satunya Nawawi.

"Beliau orang baik, guru ngaji. Warga kehilangan atas kejadian ini," terangnya.


Diberitakan sebelumnya, Imam Sya'roni ditemukan tewas terbakar di Dusun Krajan, Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo karena ulah seorang dukun. Kabarnya dukun ini mengaku sakit hati pernah disantet oleh Sya'roni.

Namun polisi telah menetapkan si dukun, M Dhofir (59) dan istrinya Nanik Purwanti (30) serta Zainudin (30) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo sebagai tersangka di balik kematian Imam Sya'roni dan rekannya, Sya'roni.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed