DetikNews
Sabtu 12 Januari 2019, 19:37 WIB

Pegiat Lintas Agama Dukung Jokowi, Berupaya Suara Tak Tergerus Hoaks

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Pegiat Lintas Agama Dukung Jokowi, Berupaya Suara Tak Tergerus Hoaks Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Dukungan untuk calon presiden-calon wakil presiden Jokowi-KH Maruf Amin di Jawa Timur bertambah. Yang terbaru, giliran para pegiat forum lintas agama menyatakan dukungannya untuk paslon nomor urut 01 tersebut.

Puluhan orang lintas agama yang tergabung dalam Forum Berbeda tapi Mesra (FBM) bertemu dengan jajaran Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf Jatim. Mereka berdiskusi tentang berbagai hal terkait Pilpres 2019.

"Ujungnya, kami semua satu suara, Pak Jokowi dan Kiai Maruf adalah pilihan terbaik. Bangsa ini tak boleh lagi membuang waktu, tak boleh mundur lagi, kita lanjutkan Pak Jokowi yang terbukti bekerja nyata, nyata bekerja," kata Ketua TKD Jatim Irjen (Pol) Machfud Arifin, Sabtu (12/1/2019).


Mantan Kapolda Jatim itu mengatakan, para pegiat forum lintas agama juga menyampaikan uneg-uneg tentang berbagai fitnah dan hoaks yang menyerang Jokowi dan KH Maruf Amin. Hoaks-hoaks tersebut bukan hanya berpotensi menggerus suara Jokowi, tapi juga mengancam persatuan bangsa. Sehingga semua bersepakat untuk melawan berbagai drama hoaks dan fitnah yang terus diarahkan ke Jokowi.

"Teman-teman lintas agama ini punya jaringan di umat masing-masing agama. Beliau-beliau ini sudah sepakat untuk menyampaikan kebenaran ke lingkungannya masing-masing. Sehingga suara Pak Jokowi utuh dan terus bertambah, tak tergerus hoaks," jelas Machfud.

Machfud menambahkan, berdasarkan survei internal TKD Jatim terbaru, Jokowi mendapat dukungan mayoritas dari semua pemeluk agama. "Kami cek dari latar belakang agama pemilih Pak Jokowi, mayoritas pemeluk semua agama yang ada di Indonesia mendukung beliau. Karena Pak Jokowi memang adil untuk semua umat, beliau mengayomi semuanya," ujarnya.


Pendeta M Sudhi Dharma Pembina Forum Beda tapi Mesra menyatakan, pihaknya ke TKD Jatim untuk saling menguatkan langkah menghadapi Pemilu Presiden 17 April mendatang.

"Satu hari itu, 17 April, sangat menentukan bagi bangsa ini. Jangan salah pilih. Pilih yang sudah bekerja dengan baik," kata Sudhi Dharma.

"Ibaratnya, sudah jelas kita ini bukan cuma dijanjikan mau diajak makan, tapi kita sudah menikmati makanan yang disuguhkan oleh tokoh yang mampu menunjukkan contoh kinerja, yaitu Pak Jokowi," kata Sudhi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed