DetikNews
Kamis 10 Januari 2019, 14:35 WIB

Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN

Andhika Dwi - detikNews
Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN Foto: Andhika Dwi
Kediri - Indonesia diharapkan memiliki pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Apalagi Indonesia masuk Ring Of Fire. Hal itu diungkapkan Menristek Dikti M.Nasir saat menghadiri kuliah tamu di Universitas Politeknik Kediri, di kawasan Gunung Klotok Kota Kediri.

Menurutnya, bukan saat ini saja diberikan pengetahuan soal kebencanaan, sejak dulu seharusnya masyarakat diberikan pengetahuan soal kebencanaan. Dia mengambil contoh negara Jepang yang merupakan negara yang sering menghadapi bencana. Namun mereka siap dan mawas diri dalam menghadapi berbagai macam bentuk bencana yang mengancam.

"Indonesia termasuk dalam negara Ring Of Fire. Sudah seharusnya masyarakat diberi pemahaman dan pengetahuan bagaimana menanggulangi, mengatasi bencana. Karena bencana alam itu tidak bisa dihindari dan diprediksi. Kita hanya harus bersiap diri dan mengerti cara mengatasinya," jelas M.Nasir di depan wartawan, Kamis (10/1/2019).

Dia menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala BNPB yang lama Willem Rampangilei dan segera bertemu dengan Ketua BNPB yang baru, Letjen TNI Doni Monardo soal pembahasan materi pendidikan kebencanaan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan ketua BNPB lama Pak Willem dan segera bertemu yang baru Pak Doni terkait materi pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Bahkan Presiden Jokowi akan merivitalisasi BNPB terkait hal ini," tambahnya.

Disinggung kurikulum pendidikan kebencanaan akan diberikan kepada siswa sekolah, M Nasir justru akan memberikan materi tersebut kepada kalangan mahasiswa menjelang kembali kepada masyarakat atau saat mereka KKN dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kami akan kenalkan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa KKN, terkait bela negara wawasan kebangsaan dan anti korupsi pada mahasiswa. Untuk kebencanaan akan dikenalkan kepada mahasiswa yang akan mengabdi kepada masyarakat," tegasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed