Kunjungan Wisatawan Tahun Baru di Pasir Putih Situbondo Turun 40%

Ghazali Dasuqi - detikNews
Rabu, 02 Jan 2019 14:13 WIB
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Kunjungan wisatawan merayakan Tahun Baru di Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo, menyusut drastis. Penurunan jumlah wisatawan itu mencapai sekitar 40%, jika dibandingkan dengan tahun 2018. Tak hanya kunjungan wisatawannya saja. Jumlah kunjungan ke hotel atau motel di kawasan Perusahaan Daerah (Perusda) juga ikut merosot tajam.

"Dibandingkan tahun kemarin, pengunjung tahun baru ini jelas menyusut. Tingkat kunjungan wisatawan menurun 40%, sedangkan perhotelan menurun sekitar 30%," kata Direktur Perusda Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo, Danial Maulana kepada detikcom, Rabu (2/1/2018).

Menurut Danial, jumlah kunjungan wisatawan saat perayaan tahun baru tahun lalu masih angka 14.000. Sementara tahun ini, berdasarkan laporan penjualan tiket yang sudah masuk itu sekitar 5.800. Namun, jumlah itu belum final karena masih ada beberapa pintu masuk yang hingga kini belun melaporkan jumlah penjualan tiketnya.

"Diperkirakan hari ini laporan baru masuk semua. Tapi angkanya saya kira tidak akan jauh beda," tandas Danial Maulana.

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, merosotnya tingkat kunjungan wisatawan ke wisata pantai yang berlokasi di Kecamatan Bungatan itu, diduga karena banyak warga masih didera khawatir berada di pantai. Keresahan itu setelah terjadinya bencana tsunami Selat Sunda.

Apalagi, menjelang tahun baru, wisata Pasir Putih juga diterpa isu hoax terjadinya tsunami dan banjir rob di kawasan wisata. Sampai-sampai BPBD Situbondo turut meluruskan info hoax, yang banyak tersebar di berbagai media sosial itu. Disamping menyiagakan personelnya di tempat-tempat wisata.

"Tapi namanya isu khan sulit dibandung. Ini sangat berpengaruh terhadap psikologi masyarakat, sampai merasa takut pergi ke tepi pantai," ujar Danial.

Selain itu, menurunnya tingkat kunjungan wisatawan ke Pasir Putih tahun baru kali ini, juga karena banyaknya tempat wisata baru yang bermunculan di Situbondo. Mulai dari Kampung Blekok dan Kampung Kerapu di Desa Klatakan Kecamatan Kendit, Wisata Pantai Tampora di Kecamatan Banyuglugur, Wisata Pantai Dubibir di Kecamatan Suboh, dan lainnya. Sehingga menjadi euforia tersendiri bagi masyarakat untuk berkunjung.

"Banyaknya wisata alternatif itu juga cukup berpengaruh. Tapi itu euforia tahun baru ini saja. Tahun depan kita optimis Pasir Putih akan normal lagi," ujar Danial Maulana.

Apalagi, pihaknya berusaha menggencarkan perkembangan wisata bahari Pasir Putih. Saat ini, papar Danial, pihaknya tengah menyiapkan penambahan sarana hotel berbintang dan wahana permainan di kawasan wisata Pasir Putih. Bahkan, dokumen kerja sama dengan pihak ketiga sudah berada di meja Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto.

"Menurut catatan beliau (Bupati Dadang, red) masih ada yang harus dilengkapi. Tentu akan segera kami lengkapi, agar rencana kerja sama ini bisa segera direalisasikan," beber Danial. (fat/fat)