Detik-detik Bapak dan 2 Anaknya Tewas Tenggelam di Jurug Gue

Adhar Muttaqin - detikNews
Selasa, 01 Jan 2019 20:13 WIB
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Simpang siur kronologi tewasnya tiga wisatawan saat berlibur di Jurug Gue Trenggalek akhirnya diluruskan oleh polisi. Dari keterangan korban selamat, musibah itu berawal saat salah satu keluarga terlepeset dan jatuh ke kubangan air terjun.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan berdasarkan keterangan dari korban selamat Dumani (36) warga Dusun Sugihan, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Trenggalek, saat itu keluarga korban berwisata di Jurug Gue di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh.

"Mereka datang berenam ke Jurug Gue, yaitu ibu Dumani (36) dan suaminya Joko Susapto (34), kemudian anaknya Arinda (12), Faiz (10) serta dua anaknya yang kembar Kalia dan Kalista (2)," kata Sumi Andana, Selasa (1/1/2018).


Menurutnya, setelah puas menikmati pemandangan di wisata destinasi wisata lokal tersebut, keenam anggota keluarga korban melakukan swafoto, saat itu Joko Susapto menggendong kedua anak kembarnya. Namun pada saat yang bersamaan tiba-tiba Joko terpeleset sehingga terjatuh pada kubangan yang ada di bawah air terjun.

"Mengetahui hal itu, Dumani langsung menceburkan diri ke air untuk menyelamatkan kedua anak kembar dan suaminya. Dia memang tidak bisa berenang namun sekuat tenaga berusaha menyelamatkan keluarganya," ujarnya.

Pada saat yang bersamaan tanpa disadari oleh Dumani, kedua anaknya yang dewasa Arinda dan Faiz ikut menceburkan diri ke sungai dengan tujuan ikut menyelamatkan ayah dan adiknya. Namun nahas, anak pertama dan kedua tersebut justru ikut tenggelam dan meninggal dunia, sedangkan Joko Susapto juga tidak berhasil diselamatkan.


"Sedangkan kedua anak kembar berhasil diselamatkan, mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit, karena salah satu anak kembar tersebut harus menjalani perawatan instensif lantaran terbentur batu saat terjatuh," imbuh Sumi Andana.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, meski demikian pihaknya masih menunggu hasil visum dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan status kejadian tersebut.

"Kalau analisa awal tidak ada tanda-tanda penganiayaan," imbuhnya.



Tonton juga video 'Bapak dan 2 Anak Tewas Tenggelam di Jurug Gue Trenggalek':

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)