Tiket KA Tambahan Ludes, Daops 8 Perpanjang Layanan Hingga 6 Januari

Amir Baihaqi - detikNews
Sabtu, 29 Des 2018 17:54 WIB
Foto: Icha
Surabaya - PT KAI Daops 8 Surabaya kembali memperpanjang operasional 2 kereta api (KA) tambahan hingga 6 Januari 2019. Perpanjangan dilakukan mengantisipasi tingginya pengguna jasa layanan KA selama masa liburan tahun baru.

2 KA tambahan di antaranya KA Kertajaya Tambahan (KA 7027) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi-Stasiun Pasar Senen (Jakarta) dan KA Pasundan Tambahan (7035) relasi Stasiun Surabaya Gubeng-Stasiun Kiaracondong (Bandung).

"Hal ini dilakukan setelah tiket KA Kertajaya dan KA Pasundan tambahan telah habis terjual sampai dengan tanggal 1 Januari 2019," kata Manajer Humas PT KAI Daops 8 Surabaya Suprapto dalam pernyataan resminya, Sabtu (29/12/2018).

Rangkaian KA Kertajaya tambahan ini, lanjut Suprapto, membawa rangkaian gerbong KA terdiri dari 2 gerbong kereta bisnis dan 7 gerbong kereta ekonomi. Sementara untuk KA Pasundan tambahan, rangkaiannya terdiri dari 6 gerbong kereta ekonomi.

Untuk jadwal keberangkatan KA Kertajaya tambahan, direncanakan berangkat dari Stasiun Pasar Turi pukul 23.35 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen (Jakarta) pukul 10.50 WIB. Sedangkan KA Pasundan Tambahan, berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 05.56 wib dan tiba di Stasiun Kiaracondong (Bandung) pukul 21.46 WIB.

"Diharapkan dengan adanya perpanjangan masa operasional kedua kereta api tersebut, bisa meningkatkan daya kapasitas layanan kami kepada masyarakat yang membutuhkan transportasi di masa liburan tahun baru ini," terangnya.

Nah, bagi masyarakat yang ingin memesan tiket KA tambahan ini, Suprapto menyarankan bisa memesannya melalui online seperti contact center 121, website kai.id aplikasi KAI atau di minimarket terdekat.

Dengan adanya tambahan perpanjangan ini, PT KAI Daop 8 Surabaya total telah menambahkan 6 perjalanan kereta api selama liburan natal dan tahun baru (Nataru) 2018-2019.

"Keenam KA tambahan tersebut yakni KA Gajayana, KA Sembrani, KA Sancaka, KA Kertajaya, KA Matarmaja, dan KA Pasundan," tandas Suprapto. (fat/fat)