Seorang Pencari Rumput Temukan Mortir Masih Aktif di Hutan Jati

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 29 Des 2018 11:36 WIB
Foto: Istimewa
Jombang - Seorang pencari rumput di Jombang menemukan peluru senjata mortir di hutan jati. Amunisi senjata artileri berdiameter 8 cm itu diduga peninggalan Perang Dunia (PD) II yang sampai saat ini masih aktif.

Peluru mortir ini pertama kali ditemukan oleh Ngaderi (34), warga Dusun Sanggar, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Saat itu dia sedang mencari rumput untuk pakan ternak di kawasan hutan Desa Medowo, Kandangan, Kediri.

Di tengah hutan jati tersebut, sabit yang dia gunakan memotong rumput mengenai benda keras. Benda tersebut sebagian tertanam di dalam tanah. Ngaderi pun menggalinya.

Ternyata benda tersebut sebuah amunisi mortir yang ukurannya cukup besar. Peluru berdiameter 8 cm ini panjangnya mencapai 40 cm.

"Pak Ngaderi melapor ke Kepala Dusun Sanggar, lalu Kepala Dusun melapor ke kami dan kami teruskan ke Polsek dan Koramil Wonosalam," kata Kepala Desa Galengdowo Wartomo kepada wartawan, Sabtu (29/12/2018).


Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, saat ditemukan amunisi mortir tersebut sudah berkarat. Sehingga tak lagi tampak tulisan tahun pembuatan maupun negara pembuatnya.

Namun, pihaknya menduga peluru senjata artileri ini masih aktif. Oleh sebab itu, amunisi mortir ini diamankan polsek dan koramil Wonosalam agar tak membahayakan warga.

"Dugaan kami amunisi ini peninggalan Perang Dunia II, kondisinya kemungkinan masih aktif," terangnya.

Peluru mortir ini diamankan petugas dengan kardus yang di dalamnya diisi pasir. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya benturan amunisi dengan benda keras.

"Nanti peluru ini akan ditindaklanjuti oleh rekan-rekan TNI," tandas Fadli. (fat/fat)